Kejuaraan bulutangkis Yan Pieter Reba Cup digelar


Kejuaraan ini diselenggarakan untuk mencari bibit-bibit olaragawan khususnya di bidang olah raga bulutangkis di Kabupaten Jayawijaya

Suasana pembukaan kejuaraan bulutangkis Yan Pieter Cup 2018

FojaOnline – Kejuaraan bulutangkis memperebutkan Yan Pieter Reba CUP 2018 di Aula Yan Bernhard Reba Mapolres Jayawijaya, Kabupaten Jayawijaya, Papua digelar.

Kapolres Jayawijaya AKPB Yan Pieter Reba membuka secara resmi kejuaraan yang diikuti sebanyak 36 pasangan baik dari masyarakat dan personil Polres Jayawijaya dengan sistem pertandingan berganda gugur.

Kapolres menyatakan bahwa kejuaraan itu diselenggarakan untuk mencari bibit-bibit olaragawan khususnya di bidang olah raga bulutangkis di Kabupaten Jayawijaya.

“Saya merasa penting sekali untuk membina generasi muda dalam bidang olah raga dan kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga dapat memunculkan para generasi muda di bidang olah raga,” katanya.(*)

Persipura Jayapura kalahkan PSMS Medan 3-1

Dengan hasil ini, dipastikan Persipura naik keperingkat ketujuh pada klasemen sementara Liga I dengan 44 poin, sementara PSMS Medan masih berkutat di dasar klasemen dengan 34 poin

Ilustrasi pertandingan Persipura Jayapura di stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua.

FojaOnline – Tim Persipura Jayapura berhasil mengalahkan tamunya PSMS Medan dengan skor akhir 3-1 dalam laga lanjutan Liga I di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (24/11) sore.

Tiga gol yang bersarang didalam gawang PSMS Medan, satunya dicetak oleh Boaz TE Solossa dan dua gol diborong oleh Hilton Moreira.

Pada babak pertama, kedua tim saling serang dan terlihat sangat seru, namun hingga jelang turun minum skor masih kaca mata 0-0.

Di babak kedua, tim tuan rumah tidak butuh waktu lama, berselang lima menit dari pluit memulainya laga dibabak kedua, Hilton Moreira yang melepaskan tendangan keras dari luar kotak pinalti berhasil menaklukkan kiper tim lawan.

Bola yang melayang masuk ke kiri gawang PSMS Medan tidak bisa dijangkau oleh kiper Abdul Rohim. Skor 1-0 pada menit 49 untuk tuan rumah Persipura Jayapura.

Tak lama kemudian, Boaz TE Solossa mencetak golnya sehingga membuat Persipura unggul 2-0. Gol ini bisa dicetak oleh suami dari Adelina Gedy setelah menerima umpan silang dari Tod Rivaldo Ferre yang berlari disisi kanan pertahanan PSMS Medan dan melepaskan umpan yang tidak bisa dihalau oleh dua pemain bertahan lawan.

Boaz yang berdiri tepat di tenah kotak pinalti ketika menerima bola tersebut, dengan mudah membelokkan arahnya ke dalam gawang PSMS Medan. 2-0 untuk Persipura Jayapura.

Tim tamu bukan tidak ada perlawanan, terbukti dengan gol pinalti yang dilesakkan oleh Shohei Matsunaga menunjukkan bahwa tim asal Pulau Sumatera itu tidak tinggal diam.

Namun, dipenghujung babak kedua, lagi-lagi Hilton Moreira mencatatkan namanya sebagai pencetak gol penutup setelah menerima sodoran bola silang dari Boaz yang berhadapan dengan kiper Abdul Rohim. 3-1 untuk keunggulan Persipura Jayapura.

Dengan hasil ini, dipastikan Persipura naik keperingkat ketujuh pada klasemen sementara Liga I dengan 44 poin, sementara PSMS Medan masih berkutat di dasar klasemen dengan 34 poin.

Posisi tim Mutiara Hitam, julukan Persipura Jayapura ini belum aman, karena ada tujuh tim dibawahnya yang belum memainkan laga ke-32 dan mereka berpeluang geser tim kebanggaan warag Kota Jayapura, dan bukan tidak mungkin kembali ke posisi 12 atau 13.(*)

Sore ini, Persipura jamu PSMS Medan di Mandala Jayapura

Kami berupaya meraih poin penuh pada lagi ini, dukung dan doakan agar Persipura menang

Tim kebanggaan warga Kota Jayapura dan Papua, Persipura Jayapura tengah latihan di Stadion Mandala, Kota Jayapura.

FojaOnline – Sabtu (24/11) sore ini, tim tuan rumah Persipura Jayapura akan menjamu PSMS Medan dalam laga lanjutan liga I Indonesia di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua.

Tim tamu PSMS Medan yang kini dilatih oleh Peter Butler, sesumbar bahwa ingin target poin di kandang mantan timnya sudah menjadi patokan utama, dengan harapan tim asal pulau Sumatera itu bisa menjauh dari peringkat dasar klasemen sementara liga I.

Apalagi berkaca pada laga sebelumnya ketika ditahan imbang 3-3 oleh Madura United, membuat tim PSMS Medan sangat termotivasi untuk meraih poin di markas tim tuan rumah yang berjuluk Mutiara Hitam.

“Kami tidak takut dengan Persipura, hanya segan dengan permainaan mereka di kandang, tapi kami datang untuk poin,” kata Peter Butler dalam jumpa pers Jumat pekan ini.

Sementara, asa dikubu tuan rumah Persipura Jayapura begitu besar, karena masih tertahan di papan tengah yang membuat tidak nyaman sebab sewaktu-waktu bisa terjungkal ke dasar klasemen.

Dimana laga terakhir ketika bertandang di Stadion PTIK, Jakarta markas Bhayangkara United, skuad asuhan Oswalod Lessa belum mampu memetik poin penuh, alias pulang dengan tangan hampa. Skor akhir 2-0 untuk Bhayangkara United dalam laga tersebut.

Ini menunjukkan bahwa hanya Bhayangkara United dalam semusim bisa menjungkalkan tim peraih juara Liga I terbanyak sebanyak dua kali, karena pada putaran pertama lalu di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Boaz TE Solossa dan kawan-kawan juga tumbang dengan gol yang sama.

Namun, laga menjamu PSMS Medan pada sore ini merupakan satu diantara tiga laga siswa musim ini yang menjadi harapan warga Kota Jayapura dan Papua, agar tim kebanggaan mereka bisa meraih poin penuh untuk menghindar jurang degradasi.

“Kami berupaya meraih poin penuh pada lagi ini, dukung dan doakan agar Persipura menang,” kata pelatih Oswaldo Lessa. (*)

Polres Nabire gelar Family Gatrhering

 

Family Gathering Polres Nabire

Polres Nabire gelar Family Gathering

“Ada juga lomba menyanyi dengan peserta berasal dari perwakilan Bhayangkari dengan membawakan lagu wajib Mars Bhayangkari dan lagu pilihan bebas,”

FojaOnline – Polres Nabire menggelar ‘family gathering’ bersepeda santai guna memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-66 pada Jumat pekan lalu.

Family gathering adalah acara kumpul keluarga dalam suatu perusahaan atau instansi itu dipimpin oleh Kapolres Nabire AKBP Sony Marisi Nugroho Tampubolon dan diikuti oleh Waka Polres Nabire Kompol Steyven Jonly Manopo, para Kabag, Kasat, Kapolsek dan personel Polres Nabire.

Dengan rute start dari Polres Nabire melewati Jalan Jenderal Sudirman, Lampu Merah Pantai Nabire, Jalan Yos Sudarso Oyehe dan finish di Mapolres Nabire.

Setelah bersepeda santai, dilaksanakan senam kesegaran jasmani oleh pengurus dan anggota Bhayangkari Cabang Polres Nabire.

Selain olahraga dalam menyambut HKGB, Polres Nabire juga menggelar beberapa lomba seperti makan kerupuk tingkat anak-anak, lari karung tingkat anak dan bhayangkari.

“Ada juga lomba menyanyi dengan peserta berasal dari perwakilan Bhayangkari dengan membawakan lagu wajib Mars Bhayangkari dan lagu pilihan bebas,” kata Kapolres Nabire AKBP Sony.

Hadiah yang diberikanpun sangat beragam diantaranya hadiah utama yakni satu unit sepeda motor Honda Vario 125 cc, hadiah hiburan sperti sepeda gowes sebanyak dua unit, lemari es satu pintu sebanyak empat unit, televisi berwarna flat 24 inci sebanyak enam unit, mesin cuci 7Kg sebanyak 12 unit dan dispenser sebanyak lima unit.

“Kegiatan ini bertujuan selain mempererat tali silaturahmi antarpersonel Mapolres Nabire juga betujuan untuk menjaga kesehatan para personel sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik dan lebih optimal dalam meberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.(*)

Coach WCP akui Persipura lebih unggul dari Bali United

 

Coach WCP

Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putra (kanan)

“Gol itu merupakan kelengahan dari pemain saya,”

FojaOnline – Widodo Cahyono Putra yang akrab disapa ‘Coach WCP’ mengakui Persipura Jayapura lebih unggul dari Bali United pada laga pekan ke-30 Liga I di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, pada Sabtu (10/11) sore.

“Kami akui Persipura lebih baik dari Bali United, selamat untuk kemenangan ini,” katanya beberapa saat usai laga tersebut.

Semasa menjadi pemain sepak bola, Widodo yang mengawali karir di klub Warna Agung pada 1990-an itu juga mengungkapkan bahwa gol yang tercipta di gawang yang dikawal oleh Wawan Hendrawan merupakan kelengahan dan kelemahan dari barisan belakangnya.

“Gol itu merupakan kelengahan dari pemain saya,” kata WCP secara tidak langsung mengakui kecerdikan Boaz TE Solossa yang menceploskan si kulit bundar pada menit 30, setelah terlepas dari jebakan off side yang diterapkan pertahanan belakang
Serdadu Tridatu, julukan Bali United.

Sementara penyeranga tim asal Pulau Dewata itu, Yandi Sofyan mengatakan kekalahan dari tim sekelas Persipura Jayapura merupakan pengalaman berharga untuk menjadi motivasi pada laga selanjutnya di kandang mereka.

“Ini merupakan pengalaman dan akan menjadi evaluasi bagi kami sebagai pemain,” katanya.

Dalam laga tersebut, Bali United harus menutup asanya untuk mencuri poin di markas tim berjuluk Mutiara Hitam itu.

Gol semata wayang dari kapten tim Boaz TE Solossa telah memupus impian Coach WCP untuk mendongkrak posisi tim Bali United di klasemen sementara Liga I. (*)

Penampilan perdana kiper Panggih begitu gemilang

Kiper Persipura Panggih

Kiper Persipura Jayapura Panggih Prio Sembodo (kanan)

“Saya menangis karena kemenangan, bukan lainnya. Yang penting Persipura raih kemenangan, itu yang utama,”

FojaOnline – Penampilan perdana dari kiper Panggih Prio Semobodo berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 timnya atas lawan mereka, Bali United dalam pekan ke-30 lanjutan Liga I di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (10/11) sore.

Penampilannya kiper pinjaman dari Bhayangkara United itu bisa dikatakan cukup gemilang, dia begitu cekatan bisa menjemput bola hasil tendangan ataupun umpan dari pemain lawan.

Alhasil, 2×45 menit dan plus penambahan waktu dipenghujung pertandingan, gawangnya tidak kebobolan satu biji gol dari pasukan Serdadu Tridatu, julukan tim Bali United.

Sejatinya, Panggih merupakan kiper nomor tiga, setelah Dede Sulaiman kiper nomor satu dan Firul Dwi Rustapa kiper nomor dua tim yang sudah meraih empat kali juara Liga Indonesia itu.

Hanya saja, nama terakhir yang disebutkan tadi sedang memulihkan cidera pada lengan tangannya. Fitrul alami cidera setelah latihan bersama tim Asian Games 2018.

Cideranya Fitrul, ternyata membawa berkah bagi Panggih yang menjadi kiper dengan urutan terakhir di tim merah hitam.

Pelatih Osvaldo Lessa memberikannya kesempatan untuk bermain menggantikan Dede Sulaiman yang dibangku cadangkan untuk laga kandang tersebut.

Memang, Panggih mengakui bahwa penampilan perdananya itu membuat dia gugup. “Tapi pelatih bilang, jika kamu gugup teriak saja dan saya ikuti hal itu,” katanya dalm sesi jumpa pers bersama Osvaldo Lessa di Stadion Mandala, Kota Jayapura.

Gol yang diciptakan oleh kapten tim Boaz TE Solossa pada menit 30, berhasil dipertahankan oleh Panggih yang bermain seperti ‘harimau’, selalu menjemput dan menerkam bola yang melintas didepan gawangnya.

Diakhir laga, Panggih sempat menitikkan air mata bahagia karena kehadirannya untuk pertama kali bersama tim kebanggaan warga Kota Jayapura dan Papua itu pada akhirnya bisa meraih kemenangan.

“Saya ucap syukur kepada Allah SWT, karena tanpa Dia kemenangan ini tidak ada. Latihan dan kerja keras bersama senior di Persipura juga buat saya makin baik,” katanya.

“Saya menangis karena kemenangan, bukan lainnya. Yang penting Persipura raih kemenangan, itu yang utama,” sambung Panggih.

Keberhasilan menjaga gawang Persipura selama laga itu, mendapat apresisi dari Osvaldo Lessa. “Dia menunjukkan penampilan yang baik dan dia saat ini nomor satu di Persipura. Saya juga mau banyak mainkan pemain muda tetapi belum tepat waktu, pastinya akan datang,” katanya.(*)

Gol semata wayang Boaz antarkan Persipura raih poin penuh

 

Osvaldo Lessa

Pelatih Persipura Jayapura Osvaldo Lessa (kanan)

“Hasil ini merupakan yang terbaik, karena semua pemain bekerja keras dan bergerak menekan lawan dari awal laga hingga akhir”

FojaOnline – Gol semata wayang dari kapten Persipura Jayapura Boaz TE Solossa ke gawang Bali United berhasil membawa timnya meraih poin penuh dalam laga Liga I pada pekan ke-30 di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (10/11) sore.

Tiga poin berhasil ditambahkan oleh Boaz kepada timnya Persipura Jayapura sehingga bisa aman dalam posisi kesembilan klasemen sementara Liga I, atau satu tingkat di bawah Persebaya Surabaya dengan poin yang sama 41.

Gol ini terbilang canti dan manis, karena bermula dari penetrasi Priska Womswior, pemain muda tim berjuluk Mutiara Hitam, yang bergerak lincak dari sisi kiri pertahanan skuad asuhan pelatih Widodo Cahyono Putra itu.

Pemain asal Biak itu berhasil melepaskan umpan silang terukur melewati sejumlah pemain lawan dan tertuju kepada Boaz yang bergerak muncul dari tengah dua pemain bertahan laskar Tridatu itu.

Umpan silang itu berhasil dilanjutkan oleh ayahanda dari Andrea Capolista Gabriella itu dengan sontekan manis yang pelan dan terukur ke sisi kanan gawang Bali United yang dikawal kiper Wawan Hendrawan.

Kiper kawakan itu hanya melihat bola masuk kedalam gawangnya sambil menyalahkan sejumlah rekan-rekannya yang tidak mengawal dengan sempurna sang kapten tim lawan.

“Hasil ini merupakan yang terbaik, karena semua pemain bekerja keras dan bergerak menekan lawan dari awal laga hingga akhir,” kata pelatih Osvaldo Lessa ketika sesi jumpa pers.

Ia mengaku bahwa poin yang ditorehkan oleh anak asuhnya, paling tidak bisa memberikan asa kepada tim kebanggaan warga Kota Jayapura dan Papua itu untuk bertahan dipapan tengah dan bisa merengsek naik ke peringkat atas diakhir klasemen Liga I.

“Kami upayakan itu. Semoga di laga sisa bisa meraih poin penuh. Kami butuh dukungan dan doa dari semua pihak,” kata pelatih asal Brasil itu.(*)

Gunansar Mandowen : Persipura akan raih poin penuh dari Bali United

 

Gunansar Papua Mandowen.

Pemain Persipura Jayapura Gunansar Papua Mandowen ketika berikan keterangan pers di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Jumat (9/11)

“Kami sudah lupakan laga melawan PSM Makasar, dan saat ini hanya fokus untuk melawan Bali United,”

FojaOnline – Pemain muda Persipura Jayapura Gunansar Papua Mandowen meyakini bahwa timnya akan meraih poin penuh atas tim tamu Bali United dalam pekan 30 laga lanjutan Liga I di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, pada Sabtu (10/11) sore.

“Kami akan meraih poin penuh pada laga melawan Bali United,” kata Gunansar saat mendampingi pelatih Persipura Osvaldo Lessa ketika memberikan pernyataan pers di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Jumat (9/11).

Ia mengaku telah melupakan hasil buruk ketika dihajar tuan rumah PSM Makasar dengan skor 2-4, padahal sebelumnya timnya telah unggul 2-1.

“Kami sudah lupakan laga melawan PSM Makasar, dan saat ini hanya fokus untuk melawan Bali United,” katanya diamani Asisten Manejer Persipura Jayapura, Bento Madubun.

Sementara itu, Osvaldo Lessa mengaku telah menyiapkan tim tersebut dengan sejumlah taktik dan strategi agar raihan poin penuh bisa dicapai dengan maksimal.

“Tim sudah siap. Saya juga ada strategi khusus tapi pemain harus fokus dan konsentrasi penuh selama laga berlangsung, sehingga poin penuh bisa kami raih,” katanya. (*)

Pelatih: Boaz Solossa pemain kunci Persipura Jayapura

 

Coach Widodo C Putra

Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putra (kanan) ketika berikan keterangan pers di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Jumat (9/10)

“Kami kesini untuk meraih poin, karena dalam sepak bola semua bisa terjadi, sepak bola bukan matematika,”

FojaOline – Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putra mengungkapkan bahwa kapten tim Boaz TE Solossa merupakan pemain kunci tim yang telah empat kali meraih juara liga Indonesia.

“Soal kepempimpinan Boaz sudah menjadi catatan kami dan dia merupakan pemain kunci Persipura Jayapura,” katanya dalam sesi jumpa pers di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Jumat (9/11).

Namun, menurut Widodo, ia tidak kaget soal itu karena telah mengetahui dalam beberapa tahun terkakhir ini Persipura terlihat begitu mendominasi liga Indonesia dengan ketokohan seorang Boaz Solossa.

“Kami kesini untuk meraih poin, karena dalam sepak bola semua bisa terjadi, sepak bola bukan matematika,” katanya mencoba menepis soal ketokohan Boaz dalam tim berjuluk Mutiara Hitam itu.

Absennya 12 pemain yang kerap kali menjadi pilar utamnya dalam tim Bali United, Widodo yang seangkatan dengan Aji Santoso, Joko Susilo dan Rochy Putiray mengaku tidak mempersoalkan itu karena skuad asuhannya memiliki 30 pemain lebih.

“Yah, ada Spaso, Lilipaly, Yabes dan beberapa pemain yang cidera, akumulasi kartu dan dipanggil ke timnas senior. Tapi saya punya pemain lainnya, mereka semua mendapat porsi latihan yang sama, yakni untuk mendulang poin,” katanya.(*)

Persipura raih satu poin di kandang Madura United

 

IMG-20181020-WA0156 (1)

Pelatih Persipura Jayapura Osvaldo Lessa (tengah) dan Boaz TE Solossa (kiri) saat berikan keterangan pers

“Laga ini cukup sulit tapi kami pada akhirnya bisa meraih poin dari tim tuan rumah,”

FojaOnline – Tim Persipura Jayapura berhasil meraih satu poin dari kandang Madura United setelah bermain imbang 2-2 pada laga yang digelar di Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu pekan kemarin.

Gol-gol tim berjuluk Mutiara Hitam itu dilesakkan oleh Hilthon Moreira lewat titik putih dan pemain pengganti Elisa Y Basna beberapa menit sebelum babak kedua usai.

Sementara gol dari tuan rumah yang dilatih oleh Mario Gomes De Oliviera diborong oleh pemain asing Mamadou Sammasa.

Kapten tim Persipura Jayapura Boaz TE Solossa dalam siaran pers yang diterima FojaOnline mengaku laga tersebut cukup sulit karena kedua tim bermain ngotot untuk meraih poin sempurna.

“Laga ini cukup sulit tapi kami pada akhirnya bisa meraih poin dari tim tuan rumah,” kata Boaz.

Sementara itu, pelatih Osvaldo Lessa mengaku bangga dengan pencapaian yang ditorehkan oleh skuad asuhannya meski jauh dari target yang diharapkan.

“Terima kasih anak-anak sudah bermain baik dan bisa raih poin,” katanya.

Secara terpisah, Asisten Manejer Persipura Jayapura Bento Madubun menyampaikan permohonan maaf terkait insiden yang terjadi pada laga tersebut.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Hilthon terkait insiden yang terjadi dengan kiper Satria Tama, itu bukan sengaja tapi situasi di lapangan,” katanya.

Bento menegaskan bahwa keputusan wasit yang memberikan kartu kuning kepada Hilthon Moreira adalah tepat.

“Saya kira keputusan wasit sangat tepat, atas nama manajemen Persipura Jayapura kami mohon maaf, harapannya Satria Tama cepat pulih kembali,” katanya.(*)