Polisi berikan perlengkapan pos kamling ke Kampung Mawes Mukti

Kapolsek Bonggo mengaku mewakili Kapolres Sarmi AKBP Paul Izak S juga menyampaikan beberapa hal penting tentang sistematika terkait jalannya pos kamling dan segala kebutuhan dalam pos kamling

Kapolsek Bonggo Ipda Fransiskus Taborat (kanan) saat akan menyerahkan perlengkapan pos kamping.

FojaOnline – Kapolsek Bonggo Ipda Fransiskus Taborat memberikan bantuan berupa perlengakapan pos kamling ke Kampung Mawes Mukti SP 6, Distrik Bonggo Timur, kabupaten Sarmi, Papua.

Penyerahan itu dilakukan pada Rabu (21/11) sebagaimana rilis yang diterima oleh FojaOnline.

Plt Kepala Kampung Mawes Mukti SP 6, Hendrik Sirwa yang menerima peralatan pos kamling disaksikan oleh Kanit Binmas Polsek Bonggo Bripka Yakonias Nouwenik beserta anggota, Ketua Bamuskam Safari, Danton Linmas Yulius Inam dan kurang lebih 30 warga setempat.

“Adapun perlengkapan pos kamling yang diberikan berupa senter, borgol dan tongkat T,” kata Kapolsek Bonggo Ipda Fransiskus Taborat

Selain menyerahkan bantuan, Kapolsek Bonggo mengaku mewakili Kapolres Sarmi AKBP Paul Izak S juga menyampaikan beberapa hal penting tentang sistematika terkait jalannya pos kamling dan segala kebutuhan dalam pos kamling.

Misalnya penerangan, barang penunjang pos, seperti dispenser air dan televisi yang akan dipenuhi dalam Waktu dekat dan meminta ketua bamuskam dan linmas untuk mendata dan membuat jadwal jaga bagi masyarakat.

“Bantuan ini bertujuan menunjang warga dalam menjaga kamtibmas melalui siskamling di kampung ini, selain itu saya berharap agar dengan perlengkapan yang di berikan ini dapat di rawat dan di jaga dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Kampung Mawes Mukti SP 6 Hendrik Sirwa menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Sarmi dan Kapolsek Bonggo yang sangat memperhatikan kamtibmas di kampung tersebut.

“Atas perhatian dan kepeduliannya dalam hal keamanan dan memfasilitasi pos kamling, saya sampaikan banyak terima kasih,” katanya.(*)

Satuan Binmas Polres Yahukimo sambangi warga

Kasat Binmas juga memberikan sarana kontak berupa sembako sebagai wujud kemitraan dan kedekatan dengan masyarakat

Kasat Binmas Polres Yahukimo Iptu M Kari berpose bersama warga Jalan Paradiso, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua. 

FojaOnline – Satuan Binmas Polres Yahukimo sambangi warga yang beradi di Jalan Paradiso, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua pada Senin (19/11) pekan ini.

Dihadapan warga, Kasat Binmas Polres Yahukimo Iptu M Kari menyampaikan bahwa kedatangannya adalah untuk menjalin kemitraan serta mengajak masyarakat untuk menjaga kamtibmas di Yahukimo menjelang Pemilu 2019.

“Kedatangan kami adalah mendekatkan diri serta mengajak masyarakat untuk menjaga kamtibmas di Kabupaten Yahukimo terlebih menjelang Pemilu 2019,” katanya.

Kasat Binmas juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap memelihara rasa kesatuan dan meningkatkan rasa menghargari antar masyarakat.

“Menjelang Pemilu 2019 mungkin akan banyak isu-isu negative yang berkembang, maka dari itu kami meminta jangan mau terpecah hanya karena isu-isu negative yang disebarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Diakhir Kegiatan tersebut tidak lupa Kasat Binmas juga memberikan sarana kontak berupa sembako sebagai wujud kemitraan dan kedekatan dengan masyarakat.

Kepala Distrik Dekai, Ruth Ayomi yang turut hadir pada kegiatan sambang tersebut itu menyampaikan terimakasih banyak kepada Kepolisian atas kedatangan dan bantuan yang telah diberikan.

“Saya mewakili masyarakat Yahukimo khususnya Masyarakat Distrik Dekai sangat senang atas kedatangan anggota Polres Yahukimo, dengan kegiatan ini kami merasa dekat dengan polisi dan menunjukan bahwa polisi merupakan sahabat masyarakat,” katanya.(*)

Upaya Polsek Okaba membina pemuda buka bengkel motor

Masyarakat Distrik Okaba menyambut positif dengan didirikannya bengkel motor binaan oleh Polsek Okaba, Kabupaten Merauke, Papua.

Bengkel motor binaan Polsek Okaba, Polres Merauke, Kabupaten Merauke, Papua

FojaOnline – Kapolres Merauke AKBP Bahara Marpaung melalui Kapolsek Okaba Ipda Ary Priyangodo bersama anggotanya membina para pemuda dengan membuka bengkel sepeda motor pada Senin (19/11) pekan ini.

Kapolsek Okaba bersama anggota mendirikan bengkel motor binaan di samping mapolsek guna memberikan ketrampilan kepada masyarakat terutama pemuda di Distrik Okaba agar memperoleh ketrampilan dan pengetahuan tentang mesin sepeda motor.

Montir bengkel motor tersebut merupakan binaan Polsek Okaba adalah saudara Tamsil, warga Distrik Okaba. Bengkel binaan memperkerjakan warga lokal Okaba dengan harapan memberikan tambahan penghasilan sekaligus menghentikan kebiasaan buruk mengkomsumsi minuman keras yang bisa merugikan kesehatan dan berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

“Saya harapkan dengan dibukanya bengkel ini, para pemuda di Okaba dapat meninggalkan kebiasaan mengkonsumsi minuman keras tapi bagaimana caranya memperoleh penghasilan demi kesejahteraan keluarganya,” kata Ipda Ary.

Masyarakat Distrik Okaba menyambut positif dengan didirikannya bengkel motor binaan oleh Polsek Okaba, Kabupaten Merauke, Papua.(*)

Kapolres Waropen pimpin patroli sambangi warga

Respon masyarakat yang kami temui sangat positif, ini menunjukkan kegiatan patroli ini dapat menyentuh masyarakat

Kapolres Waropen AKPB Supraptono (diatas motor) ketika menyapa warga.

FojaOnline – Kapolres Waropen AKBP Supraptono mempimpim patroli kendaraan roda dua menyambangi warga guna menigkatkan kemitraan di Kabupaten Waropen, Papua.

“Kunjungan itu dilakukan pada Senin pekan ini,” kata Kapolres Waropen AKBP Supraptono.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan patroli kendaraan roda dua itu merupakan wujud nyata pelayanan kepolisian.

“Kegiatan patroli sambang masyarakat ini kami lakukan dengan menggunakan sepeda motor atau kendaraan roda dua, agar dapat menjangkau masayarakat yang tidak dapat dilalui dengan kendaraan roda empat, sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran polisi ditengah aktifitasnya,” jelasnya.

Kunjungan itu, kata dia, juga untuk melakukan himbauan kamtibmas apalagi menjelang bulan kasih Desember 2018 dan pemilu legislatif dan presiden pada 2019 nanti.

“Respon masyarakat yang kami temui sangat positif, ini menunjukkan kegiatan patroli ini dapat menyentuh masyarakat,” katanya. (*)

Polisi Jayapura anjangsana ke warga jemaat Gereja Dawir

Kasat Binmas menghimbau kepada warga yang hadir terutama pada anak-anak muda di kompleks belakang Kantor Walikota agar lebih aktif dan bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang positif

Suasana anjangsana Binmas Polres Jayapura Kota dengan warga jemaat Gereja Dawir di Kompleks Belakang Kantor Walikota Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua.

FojaOnline – Satuan Binmas Polres Jayapura Kota melaksanakan anjangsana rutin di FKPM warga RT01 RW XI kompleks belakang Kantor Walikota Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura.

Anjangsana yang dilaksanakan dipimpin langsung Kasat Binmas Polres Jayapura Kota AKP Piter Kendek, Kaur Bin Ops Ipda Abdulloh Chariri bersama staf satuan Binmas pada Sabtu (17/11).

Rombongan dari Polres Jayapura Kota itu diterima oleh Pendeta Harun Tabuni, Ketua Pemuda Gereja Jemaat Dawir, Mirius Tabuni serta sekitar 30 anggota pemuda jemaat gereja dan warga setempat.

Dalam Anjangsana yang dilakukan, Kasat Binmas menghimbau kepada warga yang hadir terutama pada anak-anak muda di kompleks belakang Kantor Walikota agar lebih aktif dan bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang positif.

“Mengingat pada bulan depan adalah bulan Kasih menjelang Natal dimana kita harus mengisinya dengan kegiatan-kegiatan positif menyongsong Natal,” kata AKP Piter Kendek.

Kunjungan tersebut juga untuk mengakomodir masukan dari anak-anak muda yang ingin melaksanakan kegiatan pembinaan olah raga dengan menyerahkan perangkat olah raga voli dan sejumlah sak semen untuk perbaikan lapangan guna memberikan pembinaan terhadap pemuda-pemuda tersebut.

“Selain itu, mari kita bersama dan memelihara situasi Kamtibmas agar selalu kondusif dalam rangka menghadapi Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden tahun 2019 yang aman, damai dan sejuk dengan tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong dan isu-isu yang tidak benar/hoax juga tidak ikut kegiatan- kegiatan yang bertentangan dengan ideologi Pancasila,” kata Piter Kendek.

Sementara, ucapan terima kasih datang dari Pdt Harun Tabuni dan warga kepada Kasat Binmas Polres Jayapura Kota beserta rombongan yang telah memberikan pembinaan kepada pemuda Gereja Jemaat Dawir.

“Kami mendukung hal-hal positif untuk warga disini,” katanya.(*)

Karang Taruna Argapura dikunjungi Binmas Polres Jayapura Kota

Pada momentum itu, Kasat Binmas juga mengakomodir masukan dari anak-anak yang ingin melaksanakan giat pembinaan belajar mandiri khususnya anak-anak tingkat Sekolah Dasar untuk belajar berbahasa Inggris

Para pemuda Argapura Pantai sedang mendengarkan penyampaian pesan dari personil Binmas Polres Jayapura Kota, Papua.

FojaOnline – Kelompok Karang Taruna Argapura Pantai, Kelurahan Argapura, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua dikunjungi oleh anggota Binmas Polres Jayapura Kota.

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Jayapura Kota AKP Piter Kendek bersama staf guna menidalanjuti atensi Kapolres AKBP Gustav R Urbinas yang dilakukan pada Jumat (16/11) sebagaiman rilis yang diterima FojaOnline.

Kedatangan Kasat Binmas beserta staf itu disambut meriah dan hangat oleh Ketua RT 02 RW III, Jibrail Waroi dan Ketua Karang Taruna Argapura Pantai, Daniel Carlos Patai bersama 20 anggotanya.

Kasat Binmas dalam pertemuan tersebut juga memberikan himbauan kepada warga yang hadir untuk selalu menjaga dan memelihara situasi kamtibmas terus kondusif, dan kepada anak-anak Karang Taruna yang ada di Argapura Pantai agar lebih aktif dan bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang positif menjelang bulan Kasih yang akan datang yakni Desember 2018.

Pada momentum itu, Kasat Binmas juga mengakomodir masukan dari anak-anak yang ingin melaksanakan giat pembinaan belajar mandiri khususnya anak-anak tingkat Sekolah Dasar untuk belajar berbahasa Inggris.

Tak lupa, Kasat Binmas juga berpesan untuk tetap menjaga keamanan, kedamaian dan kesejukan dalam rangka menghadapi Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden tahun 2019 dengan tidak mudah terprovokasi oleh penyebaran berita bohong/hoax yang bertujuan mengganggu kelancaran kamtibmas.

“Saya juga imbau warga untuk tidak ikut kegiatan-kegiatan yang bertentangan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata AKP Piter Kendek.

Sementara Daniel Carlos Patai mengapresiasi kunjungan dari Binmas Polres Jayapura Kota Tersebut.

“Terima kasih dari kami warga disini melalui, saya Ketua Karang Taruna Argapura Pantai kepada Polres Jayapura Kota yang telah memberikan pembinaan kepada anak-anak muda disini, mudah-mudahan kedepan Argapura Pantai menjadi zona aman dari berbagai kriminal,” kata Daniel Carlos Patai. (*)

Agenda Presiden Jokowi di hari kedua KTT APEC 2018

Tiga agenda telah menanti pada hari kedua kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di Papua Nugini

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi

FojaOnline – Tiga agenda telah menanti pada hari kedua kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di Papua Nugini, Minggu (18/11). Ketiga agenda tersebut masih dalam rangkaian KTT APEC 2018.

Pada pagi hari, Presiden akan menuju APEC Haus untuk melakukan foto bersama dengan para kepala negara/kepala pemerintahan anggota APEC.

Setelah ‘coffe break’, acara kemudian akan dilanjutkan dengan ‘Leaders Retreat’ I yang mengambil tema “Connecting for Inclusive Growth Through Digital Future”.

Pada siang harinya, Presiden diagendakan menghadiri acara santap siang bersama para kepala negara/kepala pemerintahan. Santap siang akan dilaksanakan dalam bentuk diskusi dan adopsi ”The 26th APEC 2018 Leader’s Declaration – Era Kone Declaration”.

Sementara itu, selama kegiatan Presiden di APEC Haus berlangsung, Ibu Negara Iriana Joko Widodo akan mengikuti spouse program. Bersama para istri kepala negara/kepala pemerintahan lain, Ibu Iriana akan mengunjungi beberapa tempat, antara lain ke National Museum & Art Gallery dan ke sebuah taman hiburan di mana APEC Garden berada.

Selesai acara, Presiden akan kembali ke hotel tempatnya bermalam untuk persiapan kepulangan ke Tanah Air. Dari hotel, Presiden dan rombongan akan menuju Bandar Udara Internasional Jackson untuk kemudian lepas landas menuju Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya. (Biro Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden)

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana hadiri gala dinner APEC 2018

Acara bertajuk APEC Economic Leader’s Meeting (AELM) ini digelar di Kutubu Convention Center, Port Moresby, Sabtu, (17/11)

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi (baris kedua) berpose bersama para pemimpin negara dalam KTT APEC

FojaOnline – Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo santap malam bersama para pemimpin negara-negara anggota Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC).

Acara bertajuk APEC Economic Leader’s Meeting (AELM) ini digelar di Kutubu Convention Center, Port Moresby, Sabtu, (17/11).

Seluruh kepala negara/kepala pemerintahan yang hadir tampak kompak mengenakan pakaian senada, yaitu kemeja berwarna merah atau kuning.

Dari depan Hotel Hilton, para kepala negara/kepala pemerintahan disambut oleh Perdana Menteri Papua Nugini Peter O’Neill. Mereka kemudian berjalan menuju tempat sesi foto bersama di pelataran belakang Kutubu Convention Center. Presiden Jokowi beserta Ibu Iriana tampak berada di baris kedua, tepat di tengah-tengah.

PM Peter O’Neill kemudian memandu semua kepala negara/kepala pemerintahan untuk bersama-sama menuju ruang makan yang berada di lantai bawah.

Di ruang makan, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana tampak berada di sebelah kiri panggung, di antara meja Presiden Korea Selatan Moon Jae-In dan Kim Jung-Sook dan meja PM Malaysia Mahathir Mohamad bersama istrinya, Siti Hasmah.

Selama acara berlangsung, Ibu Iriana tampak akrab berbincang dengan Kim Jung Sook. Tawa hangat tampak menyelingi perbincangan keduanya.

Dalam sambutannya, PM Peter O’Neill mengatakan bahwa ia menyambut hangat semua delegasi, terutama mereka yang baru pertama kali berkunjung ke Papua Nugini. Ia juga mengatakan bahwa APEC adalah forum paling penting dan dinamis.

“APEC bukan hanya tentang besarnya sebuah ekonomi, atau tentang tujuan sebuah ekonomi, atau tentang dagang dan investasi. Tetapi ini lebih tentang standar hidup rakyat kita,” kata PM O’Neill.

Setelah santap malam, para hadirin kemudian disuguhi pertunjukan seni dan budaya lokal Papua Nugini. Tarian dan nyanyian diperankan oleh beberapa kelompok secara berurutan. (Biro Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden)

Jokowi tegaskan pentingnya bersikap inklusif pada era digital

Presiden Jokowi secara tegas mengingatkan bahwa ketegangan antarnegara besar dalam perdagangan dunia hanya akan merugikan masyarakat. 

Presiden Jokowi berpose bersama para pemimpun negara dalam KTT APEC

FojaOnline – Dalam pertemuan ABAC Dialog with Leaders dengan tema ‘Inclusion in the Age of Disruption: Charting a Common Future’, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Perdana Menteri Australia Scott Morrison, Perdana Menteri Vietnam Nguyễn Xuân Phúc, dan Utusan Khusus Cina Taipei Morris Chang membahas isu perdagangan, ekonomi global dan digital ekonomi.

Pertemuan yang dihelat di APEC Haus pada Sabtu (17/11) dihadiri pula oleh perwakilan ABAC dari keempat negara dan dimoderasi oleh Richard Cantor dari Amerika Serikat. Dari Indonesia hadir Ketua ABAC Indonesia Anindya Bakrie.

Dalam dialog tersebut, sebagaimana disampaikan Direktur Kerja Sama Intra Kawasan dan Antar Kawasan Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Andre Omer Siregar yang turut mendampingi Presiden Jokowi mengatakan bahwa Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa pembangunan ekonomi yang inklusif dengan menggunakan platform digital adalah prioritas Pemerintah Indonesia sejak tahun 2014 dan Indonesia diperkirakan menjadi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara tahun 2020.

Sebagai gambaran, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa di Indonesia pada tahun 2017 tercatat 132,7 juta pengguna internet dan 92 juta pengguna ‘smart phone’, sehingga pemerintah harus terus menyelesaikan pembangunan infrastruktur digital dengan penambahan serat optik Palapa Ring dan penataan spektrum frekuensi untuk menyediakan akses digital yang terjangkau bagi masyarakat.

Selain itu, Indonesia akan terus mengimplementasikan Peta Jalan Kebijakan E-Commerce untuk mendukung pengembangan e-commerce sebanyak 17 persen dan mencetak 1000 technopreneurs pada tahun 2020.

Lebih lanjut Presiden Jokowi menjelaskan bahwa Indonesia memberikan perhatian besar terhadap generasi muda untuk Revolusi 4.0 melalui pendidikan vokasi, politeknik, dan balai latihan kerja. Oleh karena itu, pemerintah mendukung pemanfaatan teknologi di semua sektor misalnya Ruangguru di bidang pendidikan, atau GoJek di bidang transportasi. “Semua ini dilakukan untuk mendorong ekonomi yang inklusif,” kata Presiden Jokowi.

Untuk memastikan pembangunan yang inklusif di era digital, Presiden Jokowi mengingatkan agar ketimpangan digital harus diatasi melalui penyusunan peta jalan pengembangan ‘internet of things’, penyediaan ‘platform’ pemasaran digital bagi UMKM misalnya Tokopedia, Qlapa, serta pemanfaatan digital bagi daerah tertinggal melalui kerjasama dengan ‘marketplace’ dalam mengembangkan ‘platform e-commerce’ berbasis potensi daerah seperti pertanian dan perikanan, dan perbaikan kurikulum sekolah agar lebih siap menyambut era digital atau ‘digital-ready’.

“Di era digital ini, jangan sampai dilupakan aspek inklusifitas dimana manfaat pembangunan melibatkan dan dapat dinikmati semua orang. Dikhawatirkan bahwa mengabaikan inklusifitas dapat memperburuk kesenjangan. Dan kesenjangan akan menciptakan masalah sosial dan bahkan konflik,” ucap Presiden Jokowi.

Di akhir dialog tersebut, Presiden Jokowi secara tegas mengingatkan bahwa ketegangan antar negara besar dalam perdagangan dunia hanya akan merugikan masyarakat. “Dan ini pula yang juga dapat mendorong konflik sosial,” ujar Presiden Jokowi. (Biro Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden)

Jokowi hadiri pertemuan ABAC bahas pembangunan di era digital

Berempat dengan Presiden Jokowi, berdialog dengan APEC dari keempat negara tersebut dan mereka biasanya di situ akan menanyakan bagaimana policy atau rencana policy pemimpin-pemimpin tersebut

Presiden Jokowi (dua kanan) berpose dengan sejumlah kepala negara dalam KTT APEC

FojaOnline – Presiden Joko Widodo menghadiri APEC Haus untuk pertemuan ABAC Dialog with Leaders’ dengan tema ‘Inclusion in the Age of Disruption: Charting a Common Future’ dengan fokus pembahasan pada isu perdagangan, ekonomi global dan digital ekonomi pada Sabtu (17/11).

Presiden Jokowi tergabung dalam ‘break out’ grup terbatas bersama kepala negara atau kepala pemerintahan APEC yaitu Perdana Menteri Australia Scott Morrison, Perdana Menteri Vietnam Nguyễn Xuân Phúc, dan Utusan Khusus Cina Taipei Morris Chang (Founder Taiwan Semiconductor Manufacturing). Mereka bertemu dengan perwakilan ABAC dari keempat negara dan dimoderasi oleh Richard Cantor dari Amerika Serikat. Dari Indonesia sendiri hadir Ketua ABAC Indonesia Anindya Bakrie.

“Berempat dengan Presiden Jokowi, berdialog dengan APEC dari keempat negara tersebut dan mereka biasanya di situ akan menanyakan bagaimana policy atau rencana policy pemimpin-pemimpin tersebut,” ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi tentang pertemuan tersebut, di Hotel Hilton, Sabtu (17/11)

Sementara itu, Direktur Kerja Sama Intra Kawasan dan Antar Kawasan Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Andre Omer Siregar yang turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan itu mengatakan bahwa dalam dialog tersebut Presiden Joko Widodo menanggapi moderator terkait upaya Indonesia memajukan ekonomi digital.

Selain itu Presiden juga menyampaikan tiga intervensi lainnya yaitu mengenai isu konflik perdagangan yang merugikan rakyat, perlunya motivasi untuk pengusaha digital, dan peranan penting anak muda dan perempuan dalam memajukan ekonomi digital di seluruh APEC.

“Peran dan pernyataan Presiden RI di sesi ABAC tersebut sangat diapresiasi peserta, bahkan tanpa terasa diskusi melampaui batas waktu dan memasuki sesi APEC Informal Dialogue with Pacific Islands Countries,” ucap Andre.

Dalam pertemuan itu, PM Vietnam menyampaikan pentingnya kerja sama perdagangan regional seperti pencapaian ‘Regional Comprehensive Economic Partnership’ (RCEP) di ASEAN dan menyampaikan peran penting Indonesia dalam perdagangan di ASEAN.

PM Australia mencatat peran penting perdagangan secara terbuka dan merangkul setiap pihak guna mendorong liberalisasi perdagangan serta menghargai peran Indonesia menyelenggarakan IMF World Bank. Namun ia juga mengingatkan bahwa digital ekonomi bukan ‘wild west’ dan harus diatur untuk mencegah ‘cybercrime’.

Sedangkan Utusan Khusus Cina Taipei mengingatkan perlunya pemerintah memahami teknologi digital, ‘artificial intelligence’ dan kebiasaan anak muda dalam membuat kebijakan ekonomi digital. (Biro Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden)