Polisi Keerom tatap muka dengan warga Kampung Asyaman

Kita disini dituntut untuk bijak dalam bermedia sosial agar tidak menimbulkan fitnah dengan menyebar berita bohong yang bersifat provokatif maupun hal-hal yang tidak wajar secara etika sehingga menyinggung perasaan orang lain karena hal ini bisa terkait dengan UU ITE

Kasat Binmas Polres Keerom AKP Mujiat menyerahkan bantuan berupa kita suci kepada warga di Kampung Asyaman, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua

FojaOnline – Kasat Binmas Polres Keerom AKP Mujiat didampingi Bahbinkamtibmas Kampung Asyaman Brigpol Hamdan Basir tatap muka dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga di Kantor Balai Kampung Asyaman, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua.

Pada kesempatan itu, Kasat Binmas Polres Keerom menyampaikan himbauan untuk terus memupuk silaturahi antarwarga agar tercipta situasi yang aman, damai dan tentram terutama dalam kehidupan bermasyarakat yang berlatar belakang, suku, adat dan agama yang berbeda namun dijadikan perbedaan itu sebagi pemersatu bangsa.

“Menjelang Pemilu 2019 agar warga jangan mudah terpancing isu yang provokatif sehingga terjadi konflik yang merugikan, kita boleh berbeda pilihan tapi jangan lantaran beda pilihan kita menjadi tidak solid lagi. Mari kita memilih sesuai hati nurani jangan terpengaruh dengan berita-berita bohong atau hoax,” katanya.

Ia menambahkan agar warga berhati-hati dalam mengunakan gadget terutama yang suka bermain dimedia sosial seperti face book, twitter dan lain-lain.

“Kita disini dituntut untuk bijak dalam bermedia sosial agar tidak menimbulkan fitnah dengan menyebar berita bohong yang bersifat provokatif maupun hal-hal yang tidak wajar secara etika sehingga menyinggung perasaan orang lain karena hal ini bisa terkait dengan UU ITE,” katanya.

Dalam momentum itu Kasat Binmas Polres Keerom menyerahkan bantuan peralatan olah raga seperti bola kaki dan bola volly kepada Karang Taruna Kampung Asyaman dan beberapa kitab suci Al-Quran kepada tokoh agama muslim serta beberapa Al Kitab kepada tokoh agama nasrani.(*)

Polisi sampaikan pesan kamtibmas kepada warga Naramben

Pada momentum itu, Bripda Dwi mengajak masyarakat untuk aktif meningkatkan giat Pos Kamling karena kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama.

Bripda Dwi Prasetyo saat memperkenalkan diri sebagai Bhabinkamtibmas Kampung Naramben kepada warga setempat

FojaOnline – Bhabinkamtibmas Kampung Naramben Bripda Dwi Prasetiyo menyampaikan pesan kamtibmas saat menyambangi warga binaannya di Kampung Naramben, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Papua.

Sembari mengenalkan diri sebagai Bhabinkamtibmas yang baru menggantikan Bripka La Amin, Brida Dwi melaksanakan patroli sambang dan sampaikan pesan kamtibmas pada Minggu pekan lalu.

Pada momentum itu, Bripda Dwi mengajak masyarakat untuk aktif meningkatkan giat Pos Kamling karena kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama.

“Selalu mengedepankan klarifikasi terkait informasi yang diterima terutama informasi yang negatif atau hoax terutama jelang Pemilu 2019 tetap jaga kekompakan walau beda pandangan dan pilihan,” katanya.

Untuk kaum muda, Bripda Dwi juga memberikan arahan dan himbauan agar tidak terpengaruh dengan pergaulan negatif yang menjerumuskan seperti halnya mengkomsumsi minuman keras terlebih Narkoba karena barang tersebut selain merusak diri sendiri merupakan akar masalah pemicu gangguan kamtibmas.(*)

Kapolres Sarmi tatap muka dengan para tokoh adat dan agama

Dan apabila hal tersebut diketahui, maka kami pihak Dewan Adat Sarmi pasti kami akan melaporkan hal tersebut

Kapolres Sarmi AKBP Paul Isak S berpose bersama para tokoh berpengaruh di Sarmi

FojaOnline – Kapolres Sarmi AKBP Paul Isak S didampingi Kabag Ops Kompol Mukabsi dan Kasat Intel AKP Burhanuddin tatp muka dengan para tokoh adat, agama dan mantan kelompok kriminal bersenjata di daerah itu.

Tatap muka yang digelar di S One Cafe, Sarmi pada Kamis pekan lalu itu dihadiri oleh ketua dewan adat Sarmi Jhon Yaas, ketua adat suku Sobey Corinus Weyasu, tokoh masyarakat Sarmi Hans Herman Yappo, dan anggota NRFPB Gotlip Zeifan.

Lalu, tokoh masyarakat Frits Kimne, Ketua KNPI Kabupaten Sarmi Yulius KyeuwKyeuw dan empat orang mantan Kelompok Kriminal bersenjata wilayah Sarmi.

Pada momentum itu, Kapolres Sarmi menyampaikan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk tetap menjalin dan menjaga silahturahmi diantara para pemangku kepentingan. “Mari kita bersamasama menjaga keamanan ketertiban di Kabupaten Sarmi sehingga terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” katanya.

Selaku pimpinan di Polres Sarmi, ia mengaku sangat membutuhkan bantuan dari masyarakat terutama para tokoh adat, agama, pemuda dan pemangku kepentingan lainnya.

“Untuk membantu kami menjaga situasi kamtibmas di wilayah Sarmi agar tetap aman dan kondusif. Dan apabila ada masyarakat yang terbukti melanggar hukum, kami Polres Sarmi tidak segan-segan untuk mengambil tindakan tegas,” kata Kapolres Sarmi AKBP Paul.

Ketua Dewan Adat Sarmi Jhon Yaas menyampaikan bahwa pihaknya pada prinsipnya akan menjaga situasi kamtibmas di wilayah tersebut. “Setiap haripun kami siap membantu pihak keamanan khususnya Kepolisian. Kami juga menolak dengan keras apabila ada kelompok kriminal bersenjata atau KKB di wilayah Sarmi yang akan menghasut masyarakat,” katanya.

“Dan apabila hal tersebut diketahui, maka kami pihak Dewan Adat Sarmi pasti kami akan melaporkan hal tersebut, bila perlu mereka dihukum mati biar masyarakat di Sarmi tidak terhasut dan tidak terpengaruh,” katanya lagi.

Sementara para mantan kelompok kriminal bersenjata di wilayah itu mengaku bahwa mendukung kamtibmas yang sudah tercipta dengan baik.

Diakhir kegiatan Kapolres Sarmi memberikan tali asih kepada para mantan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata.(*)

Gercin NKRI : stop nostalgia dengan kisah lalu

Masa lalu jadikan pijakan untuk bertindak masa kini dan meraih masa depan yang cerah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, karena Papua pasti lebih maju jika kita bersama-sama bersatu membangun daerah ini

Ketua DPD Gercin NKRI Provinsi Papua Alberth Ali Kabiay berpose bersama Staf Khusus Presiden Lenis Kogoya pada suatu kesempatan

FojaOnline – Ketua DPD Gerakan Cinta (Gercin) NKRI Provinsi Papua Alberth Ali Kabiay mengajak pemuda di Bumi Cenderawasih agar tidak lagi mengenang kisah lalu yang dihembuskan oleh sekelompok orang yang mencari keuntungan pribadi diatas penderitaan orang lain.

“Ada baiknya kita sebagai pemuda stop, berhenti bernostalgia dengan kisah masa lalu, karena kita hanya akan jalan ditempat, tidak akan maju,” katanya menanggapi isu 1 Desember yang biasa digaungkan oleh sekelompok orang di Kota Jayapura dan sekitarnya.

Menurut dia, kisah lalu ada baiknya dijadikan sebagai pengalaman untuk menatap masa depan, bagaimana menjadikan Papua sejajar atau lebih baik lagi dengan daerah lainnya di Indonesia, dengan harapan generasi penerus bisa hidup lebih baik dari masa lalu dan masa kini.

“Masa lalu bukan dilupakan tapi dijadikan bahan evaluasi agar kita lebih baik lagi. Mari tatap masa depan dengan optimistis, karena masih banyak kekurangan yang harus kita benahi dan pelajari agar tidak lagi hidup bergantung pada keadaan, tapi kerja dan kerja untuk masa depan,” katanya.

Berkaitan dengan 1 Desember yang biasa diperingati sebagai HUT Organisasi Papua Merdeka oleh sebagian orang, Ali sapaan akrabnya berpendapat bahwa masih ada yang perlu dibenahi dan diperjuangkan bersama, bukan lewat dengan aksi turun jalan untuk meminta pisahkan diri.

“Bagaimana kita mau maju, mau merdeka, kalau masih banyak yang belum maju, belum memahami apa itu kata merdeka. Pahami konteksnya dengan baik, meredeka dalam kemajuan, merdeka dalam pendidikan, merdeka dalam ekonomi, merdeka dalam kesejateraan, inilah yang harus kita perjuangkan, bukan berseberangan dengan negara,” katanya.

Ali mencontohkan hal yang paling riil di Kota Jayapura adalah kekurangan pasokan air minum dari instansi terkait, sehingga membuat warga di Ibu Kota Provinsi Papua berteriak mencari air.

“Ini saja contoh paling kecil, apakah kita bisa cari solusi bersama atau tidak? Bagaimana mau bicara merdeka kalau air saja yang dibutuhkan tidak ada? Jadi, mari kita realistis saja, pacu diri sendiri, tuntut ilmu setinggi-tingginya, sehingga bisa sejahtera diri dan keluarga, baru teriak hal lainnya,” katanya.

Untuk itu, Ali mengajak agar kaum muda Papua lebih bijak dan jeli dalam menerima informasi atau ajakan untuk demo atau turun jalan, karena hal itu hanya akan membuat satu-dua individu atau kelompok mendapatkan keuntungan pribadi, bukan untuk masyarakat Papua pada umumnya.

“Ingat, berbuatlah hal yang positif untuk pribadi dan keluarga, berpikirlah kedepan bukan kebelakang. Masa lalu jadikan pijakan untuk bertindak masa kini dan meraih masa depan yang cerah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, karena Papua pasti lebih maju jika kita bersama-sama bersatu membangun daerah ini,” katanya.(*)

Polisi gelar FGD bersama Warga Angkasapura

Dihimbau juga agar warga tidak mengikuti kegiatan-kegiatan yang berbeda idiologi Pancasila atau bersebelahan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Suasana FGD di aula Kelurahan Angkasapura, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua

FojaOnline – Polres Jayapura Kota gelar Forum Group Discussion (FGD) dengan warga Kelurahan Angakasapura, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua.

FGD itu dipimpin oleh Kasat Binmas AKP Piter Kendek mewakili Kapolres AKBP Gustav R Urbinas yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Angkasapura, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, pada Kamis (22/11) sekitar puukul 16.00 WIT.

Kasat Binmas didampingi KBO Sat Binmas Ipda Abdullah Chariri bersama lima Staf Binmas dan dua anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Angkasapura serta diikuti para Ketua RW dan Ketua RT setempat sekitar 30 orang.

Mengawali diskusi, KBO Sat Binmas Ipda Abdullah Chariri dan Kanit Bin Kamsa Ipda Miftachul Ulum memberikan penyuluhan dan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dengan menyampaikan kepada ketua RW dan RT, untuk tidak bosan memberikan motivasi kepada anak-anak muda yang ada di Angkasa agar lebih aktif dan bisa melakukan kegiatan positif mengingat saat ini dan bulan depan adalah bulan Kasih menjelang Natal yang harus diisi kegiatan-kegiatan menyongsong Natal.

Para ketua RW dan RT, dan warga yang hadir diajak untuk menjaga situasi Kamtibmas agar selalu kondusif guna menghadapi Pileg dan Pilpres 2019 yang aman, damai dan sejuk serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar atau berita bohong (hoax).

Selain itu, dihimbau juga agar warga tidak mengikuti kegiatan-kegiatan yang berbeda idiologi Pancasila atau bersebelahan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Juga jangan tergoda oleh tawaran dari penjual sepeda motor yang harganya murah, karena harga yang murah patut dicurigai motor tersebut merupakan hasil dari curian. Bila Bapak/Ibu memaksakan diri untuk membelinya maka bisa dijerat hukum dengan dikenakan pasal penadahan, yang nantinya hanya merugikan diri sendiri dan keluarga tentunya,” kata Ipda Abdullah Chariri.

Ucapan terima Kasih dari para Ketua RW dan Ketua RT kepada Kasat Binmas Polres Jayapura Kota bersama rombongan yang telah memberikan penyuluhan dan pembinaan dalam kegiatan FGD dengan harapan Kelurahan Angkasapura menjadi zona yang selalu aman dari berbagai Kriminal.

Sekitar pukul 17.40 WIT, FGD diakhiri dengan penyerahan bantuan berupa Sembako secara simbolis kepada perwakilan Ketua RW dan Ketua RT yang langsung diserahkan oleh Kasat Binmas Polres Jayapura Kota AKP Piter Kendek.(*)

Kapolres Kepulauan Yapen hadiri peringatan Maulid Nabi

Dalam sambutanya Kapolres memberikan apreasi kepada pengurus Majelis Talim Nur Anisa yang telah menyelenggarakan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H

Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Penri Erison memberikan tali asih kepada Majelis Talim Kuliyatul Muhtadin yang diterima oleh Hj Aisah Mayangkori yang merupakan Majelis Talim para Mualaf

FojaOnline – Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Penri Erison hadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H di Masjid Almutaqin Polres Kepulauan Yapen, Papua.

Majelis Talim Nur Anisa Bhayangkari Polres Kepulauan Yapen melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Almutaqin Polres pada Jumat (23/11).

Peringatan tersebut menghadirkan penceramah dari Kementrian Agama Kabupaten Baru Sulawesi Selatan Ustad M Arif S.Ag M.Ag dengan tema Rasulullah SAW adalah suri tauladan dalam berbagai aspek kehidupan manusia.

Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Penri Erison didampingi Ketua Masjid Almutaqin Iptu Sumadji dan seluruh Ketua Majelis Talim yang berada di Kota Serui serta seluruh Jamaah Masjid Almutaqin.

Dalam sambutanya Kapolres memberikan apreasi kepada pengurus Majelis Talim Nur Anisa yang telah menyelenggarakan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H.

“Saya berharap semoga majelis Talim ini kedepanya lebih eksis,lebih maju dan lebih kompak dalam melaksanakan segala bentuk kegiatan keagamaan dan kepada Bapak Ustad kiranya bisa membimbing,mengarahkan kami semua dalam memahami dan melaksanakan Agama Islam secara benar,” katanya.

Setelah mengakhiri sambutanya Kapolres memberikan tali asih kepada Majelis Talim Kuliyatul Muhtadin yang diterima oleh Hj Aisah Mayangkori yang merupakan Majelis Talim para Mualaf.(*)

Satgas Binmas Noken mengecek spot kandang babi di Esipding

Mewakili kelompok masyarakat Kampung Esipding, Maikel Uropmabin menyampaikan terima kasih atas kepedulian kepada kelompoknya yang beternak babi

Anggota Satgas Binmas Noken Polres Pegunungan Bintang, Briptu Semuel Habibu mengecek spot kandang ternak babi yang di Kampung Esipding.

FojaOnline – Anggota Satgas Binmas Noken Polres Pegunungan Bintang, Briptu Semuel Habibu mengecek spot kandang ternak babi yang di Kampung Esipding, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Kunjungan itu dilakukan pada Kamis (22/11) sebagaimana rilis yang diterima FojaOnline.

Briptu Semuel Habibu diterima oleh Maikel Uropmabin dan Gutek Alwalmabin selaku kelompok masyarakat yang bertanggung jawab mengurus spot kandang dan ternak babi di Kampung Esipding, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang.

“Ternak babi dalam keadaan baik dan sehat serta kandang terawat dengan baik,” kata Briptu Samuel Habibu.

Mewakili kelompok masyarakat Kampung Esipding, Maikel Uropmabin menyampaikan terima kasih atas kepedulian kepada kelompoknya yang beternak babi.

“Kami selaku kelompok masyarakat yang berada di lokasi spot kandang ternak babi ini merasa terbantu dengan adanya pengecekan agar keluhan serta masukan bisa kami sampaikan langsung,” ungkap Maikel Uropmabin.(*)

Jemaat Gereja GKI Nazaret Srem Ansudu II ikuti sosialisasi KDRT

Kegiatan ini digelar oleh Polres Sarmi guna menyikapi gejolak kriminal yang sering terjadi di daerah itu

Warga jemaat Gereka GKI Nazaret Srem Ansudu II, Distrik Pantai Timur, Kabupaten Sarmi, Papua ikuti sosialisasi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) 

FojaOnline – Warga jemaat Gereka GKI Nazaret Srem Ansudu II, Distrik Pantai Timur, Kabupaten Sarmi, Papua ikuti sosialisasi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang digelar oleh Polres Sarmi.

Kegiatan ini digelar pada Kamis (22/11) oleh Polres Sarmi guna menyikapi gejolak kriminal yang sering terjadi di daerah itu.

Kasat Reskrim Ipda Sugarda ABT S.Trk melalui KBO Sat reskrim Ipda Suherman dan beberapa personil yang melaksanakan sosialisasi kepada jemaat GKI Nazaret Srem Kampung Ansudu II.

Kegiatan sosialisasi ini di awali dengan doa oleh pendeta dan di lanjutkan dengan pemberian materi sosialisasi KDRT.

Adapun sosialisasi terkait UU KDRT sesuai dengan UU No 23 Tahun 2004 dan UU No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Ini perlu di ketahui oleh kita bersama, sehingga kita mampu menjaga keharmonisan dalam rumah tangga dan membina rumah tangga kita agar menjadi lebih baik,” kata KBO Sat Reskrim Polres Sarmi saat memberikan materi.

Sementara, tokoh masyarakat dan agama, serta masyarakat menyampaikan terima kasih atas kunjungan sekaligus soialisasi yang di berikan oleh Polres Sarmi.

“Mereka berharap ke depannya ada juga sosialisasi serupa kepada masyarakat di kampung-kampung lain sehingga mereka juga tahu dan mampu menjaga dan membina hubungan keluarga yang baik,” katanya.(*)

Kapolsek Nabire gelar penyuluhan kamtibmas

Jelang Pilpres dan Pileg 2019, para pemangku kepentingan terutama pemilik tempat hiburan malam agar saling menjaga kebersamaan dan menciptakan rasa aman sehingga pesta demokrasi yang sedang berjalan dapat terlaksana dengan aman

Kapolsek Nabire Kota Kompol Amon Ruwayari saat memberikan penyuluhan kamtibmas

FojaOnline – Kapolsek Nabire Kota Kompol Amon Ruwayari menggelar tatap muka sekaligus penyuluhan kamtibas kepada pemilik tempat hiburan malam dan tokoh masyarakat Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua.

Kegiatan itu digelar pada Kamis (22/11) di aula Promoter Polsek Nabire Kota dalam rangka kalender kamtibmas tahun 2018 sebagaimana rilis yang diterima FojaOnline.

Kapolsek Nabire Kota Kompol Amon Ruwayari didampingi Kanit Binmas Ipda Nasirun dihadapan 50-an orang pemilik tempat hiburan/karaoke serta warga guna menyikapi kalender kamtibmas di wilayah hukum Polda Papua, maka Polres Nabire melalui Polsek Nabire Kota melaksanakan pertemuan tersebut untuk memberikan himbauan.

“Khususnya menjelang natal dan tahun baru, agar kita bersama-sama menjaga toleransi antar umat beragama, saling menghargai atara sesama saudara bersaudara, bertetangga dan sebagainya,” katanya.

Ia menjelaskan, jelang Pilpres dan Pileg 2019, para pemangku kepentingan terutama pemilik tempat hiburan malam agar saling menjaga kebersamaan dan menciptakan rasa aman sehingga pesta demokrasi yang sedang berjalan dapat terlaksana dengan aman, sejuk dan damai di Kabupaten Nabire.

“Termasukmenyikapi perintah presiden untuk kita sama-sama perang melawan narkoba, untuk itu saya sebagai Kapolsek menghimbau kepada kita yang hadir saat ini apabila melihat, mendengar adanya barang-barang terlarang tersebut agar segera melaporkan kepada kami, untuk kami tindak lanjuti karena kita harus saling mendukung dalam memberantas barang-barang terlarang tersebut,” katanya.

Pada momentum itu, Kapolsek Nabire meminta kepada pemilik ataupun para pengelola pengelola tempat hiburan/karaoke agar tetap mematuhi aturan-aturan yang telah dibuat sehingga tidak menimbulkan kecemburuan antara sesama pemilik usaha tersebut.

“Karena kalau ada pengaduan kami dari kepolisian akan menindak tegas sesuai aturan yang belaku,” tegasnya.(*)

Polisi Yahukimo sambangi jemaat GKI Efron Tomon II

Kedatangan kami adalah untuk mengajak masyarakat untuk bekerjasama dengan polisi menjaga kamtibmas dan mewujudkan Pemilu 2019 yang aman damai

Anggota Satuan Binmas Polres Yahukimo menyerahkan sembako kepada perwakilan warga jemaat Gereja GKI Efron Tomon II, Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua.

FojaOnline – Guna menjalin kemitraan dan menciptakan situasi kondusif jelang Pemilu 2019, Satuan Binmas Polres Yahukimo menyambangi warga Jemaat Gereja GKI Efron Tomon II, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua.

Kasat Binmas Polres Yahukimo Iptu M Kari dalam kegiatan tersebut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengajak masyarakat untuk dapat bekerjasama dengan polisi untuk tetap menjaga agar situasi tetap kondusif di Kabupaten Yahukimo menjelang Pemilu 2019.

“Kedatangan kami adalah untuk mengajak masyarakat untuk bekerjasama dengan polisi menjaga kamtibmas dan mewujudkan Pemilu 2019 yang aman damai dan sejuk di Kabupaten Yahukimo dengan cara tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum,” Kata Kasat Binmas pada Rabu (21/11).

Jemaat Gereja Efron Tomon II juga diminta oleh Kasat Binmas untuk meningkatkan rasa toleransi beragama ataupun sesama masyarakat di Yahukimo.

Diakhir kegiatan, Kasat Binmas memberikan sarana kontak berupa sembako, alat olah raga dan juga Kayu untuk pembangunan gedung gereja tersebut.

“Ini bukan bantuan melainkan sarana kontak yang mana kami berikan sebagai wujud kedetakan kami dengan masyarakat,” kata Iptu M Kari.

Pendeta GKI Efron Tomon II, Sion Tanduk mengucapkan rasa terima kasih atas kedatangan dan bantuan yang telah diberikan kepada warga jemaatnya sehingga menunjukkan bahwa polisi begitu dengan masyarakat.

“Lokasi Gereja GKI Efron Tomon II merupakan gereja yang termasuk jauh dari kota dan dengan kedatangan anggota Polres Yahukimo, ini merupakan suatu anugerah bagi kami, dimana selama ini jarang ada kunjungan di gereja kami, dan melalui kegiatan ini juga menunjukan bahwa polisi merupakan sahabat masyarakat,” katanya,(*)