Kapolres Sarmi tatap muka dengan para tokoh adat dan agama

Dan apabila hal tersebut diketahui, maka kami pihak Dewan Adat Sarmi pasti kami akan melaporkan hal tersebut

Kapolres Sarmi AKBP Paul Isak S berpose bersama para tokoh berpengaruh di Sarmi

FojaOnline – Kapolres Sarmi AKBP Paul Isak S didampingi Kabag Ops Kompol Mukabsi dan Kasat Intel AKP Burhanuddin tatp muka dengan para tokoh adat, agama dan mantan kelompok kriminal bersenjata di daerah itu.

Tatap muka yang digelar di S One Cafe, Sarmi pada Kamis pekan lalu itu dihadiri oleh ketua dewan adat Sarmi Jhon Yaas, ketua adat suku Sobey Corinus Weyasu, tokoh masyarakat Sarmi Hans Herman Yappo, dan anggota NRFPB Gotlip Zeifan.

Lalu, tokoh masyarakat Frits Kimne, Ketua KNPI Kabupaten Sarmi Yulius KyeuwKyeuw dan empat orang mantan Kelompok Kriminal bersenjata wilayah Sarmi.

Pada momentum itu, Kapolres Sarmi menyampaikan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk tetap menjalin dan menjaga silahturahmi diantara para pemangku kepentingan. “Mari kita bersamasama menjaga keamanan ketertiban di Kabupaten Sarmi sehingga terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” katanya.

Selaku pimpinan di Polres Sarmi, ia mengaku sangat membutuhkan bantuan dari masyarakat terutama para tokoh adat, agama, pemuda dan pemangku kepentingan lainnya.

“Untuk membantu kami menjaga situasi kamtibmas di wilayah Sarmi agar tetap aman dan kondusif. Dan apabila ada masyarakat yang terbukti melanggar hukum, kami Polres Sarmi tidak segan-segan untuk mengambil tindakan tegas,” kata Kapolres Sarmi AKBP Paul.

Ketua Dewan Adat Sarmi Jhon Yaas menyampaikan bahwa pihaknya pada prinsipnya akan menjaga situasi kamtibmas di wilayah tersebut. “Setiap haripun kami siap membantu pihak keamanan khususnya Kepolisian. Kami juga menolak dengan keras apabila ada kelompok kriminal bersenjata atau KKB di wilayah Sarmi yang akan menghasut masyarakat,” katanya.

“Dan apabila hal tersebut diketahui, maka kami pihak Dewan Adat Sarmi pasti kami akan melaporkan hal tersebut, bila perlu mereka dihukum mati biar masyarakat di Sarmi tidak terhasut dan tidak terpengaruh,” katanya lagi.

Sementara para mantan kelompok kriminal bersenjata di wilayah itu mengaku bahwa mendukung kamtibmas yang sudah tercipta dengan baik.

Diakhir kegiatan Kapolres Sarmi memberikan tali asih kepada para mantan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata.(*)

Gercin NKRI : stop nostalgia dengan kisah lalu

Masa lalu jadikan pijakan untuk bertindak masa kini dan meraih masa depan yang cerah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, karena Papua pasti lebih maju jika kita bersama-sama bersatu membangun daerah ini

Ketua DPD Gercin NKRI Provinsi Papua Alberth Ali Kabiay berpose bersama Staf Khusus Presiden Lenis Kogoya pada suatu kesempatan

FojaOnline – Ketua DPD Gerakan Cinta (Gercin) NKRI Provinsi Papua Alberth Ali Kabiay mengajak pemuda di Bumi Cenderawasih agar tidak lagi mengenang kisah lalu yang dihembuskan oleh sekelompok orang yang mencari keuntungan pribadi diatas penderitaan orang lain.

“Ada baiknya kita sebagai pemuda stop, berhenti bernostalgia dengan kisah masa lalu, karena kita hanya akan jalan ditempat, tidak akan maju,” katanya menanggapi isu 1 Desember yang biasa digaungkan oleh sekelompok orang di Kota Jayapura dan sekitarnya.

Menurut dia, kisah lalu ada baiknya dijadikan sebagai pengalaman untuk menatap masa depan, bagaimana menjadikan Papua sejajar atau lebih baik lagi dengan daerah lainnya di Indonesia, dengan harapan generasi penerus bisa hidup lebih baik dari masa lalu dan masa kini.

“Masa lalu bukan dilupakan tapi dijadikan bahan evaluasi agar kita lebih baik lagi. Mari tatap masa depan dengan optimistis, karena masih banyak kekurangan yang harus kita benahi dan pelajari agar tidak lagi hidup bergantung pada keadaan, tapi kerja dan kerja untuk masa depan,” katanya.

Berkaitan dengan 1 Desember yang biasa diperingati sebagai HUT Organisasi Papua Merdeka oleh sebagian orang, Ali sapaan akrabnya berpendapat bahwa masih ada yang perlu dibenahi dan diperjuangkan bersama, bukan lewat dengan aksi turun jalan untuk meminta pisahkan diri.

“Bagaimana kita mau maju, mau merdeka, kalau masih banyak yang belum maju, belum memahami apa itu kata merdeka. Pahami konteksnya dengan baik, meredeka dalam kemajuan, merdeka dalam pendidikan, merdeka dalam ekonomi, merdeka dalam kesejateraan, inilah yang harus kita perjuangkan, bukan berseberangan dengan negara,” katanya.

Ali mencontohkan hal yang paling riil di Kota Jayapura adalah kekurangan pasokan air minum dari instansi terkait, sehingga membuat warga di Ibu Kota Provinsi Papua berteriak mencari air.

“Ini saja contoh paling kecil, apakah kita bisa cari solusi bersama atau tidak? Bagaimana mau bicara merdeka kalau air saja yang dibutuhkan tidak ada? Jadi, mari kita realistis saja, pacu diri sendiri, tuntut ilmu setinggi-tingginya, sehingga bisa sejahtera diri dan keluarga, baru teriak hal lainnya,” katanya.

Untuk itu, Ali mengajak agar kaum muda Papua lebih bijak dan jeli dalam menerima informasi atau ajakan untuk demo atau turun jalan, karena hal itu hanya akan membuat satu-dua individu atau kelompok mendapatkan keuntungan pribadi, bukan untuk masyarakat Papua pada umumnya.

“Ingat, berbuatlah hal yang positif untuk pribadi dan keluarga, berpikirlah kedepan bukan kebelakang. Masa lalu jadikan pijakan untuk bertindak masa kini dan meraih masa depan yang cerah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, karena Papua pasti lebih maju jika kita bersama-sama bersatu membangun daerah ini,” katanya.(*)

Pelajar Nabire ikuti sosialisasi bahaya narkoba

Iptu Najamuddin menyampaikan bahwa bahaya narkoba di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan karena Indonesia sudah menjadi negara tujuan dari bandar narkoba internasional

Sosialisasi bahaya narkoba dan minuman keras kepada kalangan pelajar oleh Polres Nabire, Papua

FojaOnline – Sekitar 128 pelajar SMP dan SMA di Kabupaten Nabire, Papua ikuti sosialisasi tentang bahaya penyalagunaan narkotika, obat-obatan terlarang (narkoba) dan minuman keras guna menyambut HUT Media Patroli Group Jakarta yang ke-XI.

Sosialisasi itu digelar di aula Dinas PUPR, jalan Merdeka, Kabupaten Nabire, Papua pada Kamis (22/11).

Pemberi materi tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba dan lainnya serta bahaya minuman keras oleh Kasat Res Narkoba Iptu Najamuddin dan Kaur Bin Ops Sat ResNarkoba Ipda Hajar Azwad yang didampingi Bripka Daniel Abd Gail dan Brigadir Arham.

Iptu Najamuddin menyampaikan bahwa bahaya narkoba di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan karena Indonesia sudah menjadi negara tujuan dari bandar narkoba internasional.

“Di Nabire khususnya ini sudah banyak beredar narkotika golongan 1 terutama jenis sabu, ganja dan obat PCC yang sudah beredar bebas di kalangan remaja dan anak sekolah,” katanya.

Pada momentum itu, para pelajar dijelaskan tentang bentuk-bentuk dan jenis narkoba dan ciri-ciri orang yang telah menggunakan dan bahaya menggunakan narkoba.

“Kami Polres Nabire khususnya Satuan Reserse Narkoba akan terus memerangi Narkoba dan tidak memilih baik itu kalangan atas

maupun kalangan bawah dan sudah banyak melakukan penangkapan baik itu bandar, pengedar, kurir, maupun pengguna dan semua di

proses secara hukum sesuai dengan UU yang ada di Negara kita,” katanya.

Kegiatan itu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan berpose bersama, para pemateri dan peserta sosialisasi narkoba.(*)

Kesbangpol-kepolisian sosialisasi Pemilu 2019 bagi kaum milenial

Pada momentum itu, tak hanya diberikan informasi terkait Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 tetapi juga dikenalkan betapa pentingnya kesadaran untuk memilih pemimpin lima tahun ke depan.

Suasanan sosialisasi pemilu kepada kaum milenial atau pemilih pemula di SMA Negeri 1 Edera, Kepi, Kabupaten Mappi, Papua

FojaOnline – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mappi bersama Kepolisian Resor Mappi menggelar sosialisasi pendidikan politik dan perundang undangan bagi kaum milenial atau pemilih pemula di SMA Negeri 1 Edera, Kepi, Kabupaten Mappi, Papua.

Sosialisasi dilakukan pada Kamis (23/11) dengan melibatkan pelajar dari SMA Negeri 1 Edera sebagai peserta, guna mengedukasi mereka dalam menghadapi Pemilu 2019.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Mappi F August Bouway dalam sambutannya mengatakan, pemilu merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat, dimana rakyat dapat memilih pemimpin politik secara langsung dan pemilih pemula adalah pemilih yang baru pertama kali akan melakukan penggunaan hak pilihnya.

“Pemilih pemula adalah masyarakat yang telah memenuhi syarat umur sudah 17 tahun, sudah/pernah kawin, dan purnawirawan/tidak lagi menjadi anggota TNI/Polri,” katanya.

Para pelajar usia pemilih pemula agar tidak perlu khawatir jika belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), karena hak pilihnya tetap bisa digunakan dalam Pemilu 2019 nanti.

“Bagi yang sudah melakukan perekaman e-KTP, yakni cukup dengan mengantongi Surat Keterangan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan identitas sudah masuk dalam Kartu Keluarga (KK),” jelas Bouway saat acara sosialisasi di SMA Negeri 1 Edera.

Hal senada dikatakan oleh Kapolsek Edera Ipda Izak Rumboy bahwa seluruh pemilih pemula dari kalangan pelajar dapat menggunakan hak pilihnya secara baik.

“Sosialisasi ini sebagai upaya melakukan pendidikan berdemokrasi bagi para pemilih pemula agar terhindar dari informasi yang tak benar. Mereka perlu kita dorong agar mau datang ke tempat pemungutan suara untuk menyampaikan pilihan dan aspirasinya,” kata Ipda Izak.

Pada momentum itu, tak hanya diberikan informasi terkait Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 tetapi juga dikenalkan betapa pentingnya kesadaran untuk memilih pemimpin lima tahun ke depan.

“Karena pemilihan pemimpin itu perwujudan eksekutif, yang mengatur tata kehidupan bermasyarakat. Pemilu juga satu-satunya cara bersifat konstitusional untuk proses pergantian kepemimpinan,” katanya.(*)

Polisi gelar FGD bersama Warga Angkasapura

Dihimbau juga agar warga tidak mengikuti kegiatan-kegiatan yang berbeda idiologi Pancasila atau bersebelahan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Suasana FGD di aula Kelurahan Angkasapura, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua

FojaOnline – Polres Jayapura Kota gelar Forum Group Discussion (FGD) dengan warga Kelurahan Angakasapura, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua.

FGD itu dipimpin oleh Kasat Binmas AKP Piter Kendek mewakili Kapolres AKBP Gustav R Urbinas yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Angkasapura, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, pada Kamis (22/11) sekitar puukul 16.00 WIT.

Kasat Binmas didampingi KBO Sat Binmas Ipda Abdullah Chariri bersama lima Staf Binmas dan dua anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Angkasapura serta diikuti para Ketua RW dan Ketua RT setempat sekitar 30 orang.

Mengawali diskusi, KBO Sat Binmas Ipda Abdullah Chariri dan Kanit Bin Kamsa Ipda Miftachul Ulum memberikan penyuluhan dan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dengan menyampaikan kepada ketua RW dan RT, untuk tidak bosan memberikan motivasi kepada anak-anak muda yang ada di Angkasa agar lebih aktif dan bisa melakukan kegiatan positif mengingat saat ini dan bulan depan adalah bulan Kasih menjelang Natal yang harus diisi kegiatan-kegiatan menyongsong Natal.

Para ketua RW dan RT, dan warga yang hadir diajak untuk menjaga situasi Kamtibmas agar selalu kondusif guna menghadapi Pileg dan Pilpres 2019 yang aman, damai dan sejuk serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar atau berita bohong (hoax).

Selain itu, dihimbau juga agar warga tidak mengikuti kegiatan-kegiatan yang berbeda idiologi Pancasila atau bersebelahan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Juga jangan tergoda oleh tawaran dari penjual sepeda motor yang harganya murah, karena harga yang murah patut dicurigai motor tersebut merupakan hasil dari curian. Bila Bapak/Ibu memaksakan diri untuk membelinya maka bisa dijerat hukum dengan dikenakan pasal penadahan, yang nantinya hanya merugikan diri sendiri dan keluarga tentunya,” kata Ipda Abdullah Chariri.

Ucapan terima Kasih dari para Ketua RW dan Ketua RT kepada Kasat Binmas Polres Jayapura Kota bersama rombongan yang telah memberikan penyuluhan dan pembinaan dalam kegiatan FGD dengan harapan Kelurahan Angkasapura menjadi zona yang selalu aman dari berbagai Kriminal.

Sekitar pukul 17.40 WIT, FGD diakhiri dengan penyerahan bantuan berupa Sembako secara simbolis kepada perwakilan Ketua RW dan Ketua RT yang langsung diserahkan oleh Kasat Binmas Polres Jayapura Kota AKP Piter Kendek.(*)

Vocal group Argapura Pantai hadiri ibadah oikumene Polda Papua

Semoga kedepannya kita bisa terus bersama melakukan kegiatan positif seperti ini atau yang lainnya.

Vokal group dari Karang Taruna pemuda Argapura Pantai 

FojaOnline – Vokal group dari Karang Taruna pemuda Argapura Pantai menghadiri ibadah oikumene Polda Papua dan jajaran yang berlangsung di Polres Keerom, Papua,

Vokal grup ini diajak oleh Satuan Binmas Polres Jayapura Kota pada Kamis (22/11) yang dihadiri anggota dari Polda Papua, Polres Jayapura Kabupaten, Polres Jayapura Kota, Brimob Polda Papua dan Polres Keerom sebagai tuan rumah.

Rombongan vokal grup Karang Taruna Pemuda Argapura Pantai dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Jayapura Kota AKP Piter Kendek beserta staf.

“Vocal grup Karang Taruna Argapura Pantai bersama saya dan staf turut serta mengisi rangkaian ibadah yang dilaksanakan dengan membawakan lagu-lagu pujian,” kata Piter Kendek mewakili Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas.

Dengan mengajak vocal group Karang Taruna pemuda Argapura Pantai, kata dia, bisa memotivasi mereka sesuai dengan atensi dan program Kapolres Jayapura Kota untuk merubah stigma Argapura Pantai untuk menjadi baik di mata masyarakat.

“Semoga kedepannya kita bisa terus bersama melakukan kegiatan positif seperti ini atau yang lainnya ditempat lain guna membuka wawasan mereka untuk memiliki masa depan dan tujuan yang lebih baik dalam kehidupan mereka,” katanya.(*)

Polisi sosialiasi keselamatan berlalu lintas di SMK YPKP Sentani

Kegiatan tersebut akan terus dilakukan ditiap sekolah-sekolah yang ada di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Suasana sosilalisasi keselamatan berlalu lintas

FojaOnline – Kepolisian Sektor (Polsek) Sentani Kota mensosialisasikan keselamatan berkendara yang aman dan baik serta berlalu lintas di jalan raya kepada pelajar di SMK YPKP Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Kanit Lantas Polsek Sentani Kota Ipda Tutik Yuliati mengatakan sosialisasi itu digelar pada Jumat (23/11) pagi.

“Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyadarkan masyarakat di mulai dari anak-anak agar taati dan patuhi aturan, rambu-rambu lalu lintas serta selalu membawa surat kendaraan demi meselamatan baik pengendara itu sendiri maupun pengendara lain,” katanya.

Lanjutnya, saat mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya dan juga apabila dibonceng harus memakai helm untuk keselamatan diri. Karena helm itu sangat penting digunakan untuk melindungi kepala dari benturan apabila terjadi kecelakaan, maka dari itu saat dibonceng para pelajar harus selalu memakai helm.

“Jiwa tertib berlalu lintas perlu ditanamkan sejak dini agar kelak nanti saat para anak-anak itu tumbuh dewasa dapat menjadi generasi yang tertib berlalu lintas dan juga dapat menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu lintas,” katanya.

Ia menambahkan kegiatan tersebut akan terus dilakukan ditiap sekolah-sekolah yang ada di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.(*)

Kapolres Kepulauan Yapen hadiri peringatan Maulid Nabi

Dalam sambutanya Kapolres memberikan apreasi kepada pengurus Majelis Talim Nur Anisa yang telah menyelenggarakan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H

Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Penri Erison memberikan tali asih kepada Majelis Talim Kuliyatul Muhtadin yang diterima oleh Hj Aisah Mayangkori yang merupakan Majelis Talim para Mualaf

FojaOnline – Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Penri Erison hadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H di Masjid Almutaqin Polres Kepulauan Yapen, Papua.

Majelis Talim Nur Anisa Bhayangkari Polres Kepulauan Yapen melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Almutaqin Polres pada Jumat (23/11).

Peringatan tersebut menghadirkan penceramah dari Kementrian Agama Kabupaten Baru Sulawesi Selatan Ustad M Arif S.Ag M.Ag dengan tema Rasulullah SAW adalah suri tauladan dalam berbagai aspek kehidupan manusia.

Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Penri Erison didampingi Ketua Masjid Almutaqin Iptu Sumadji dan seluruh Ketua Majelis Talim yang berada di Kota Serui serta seluruh Jamaah Masjid Almutaqin.

Dalam sambutanya Kapolres memberikan apreasi kepada pengurus Majelis Talim Nur Anisa yang telah menyelenggarakan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H.

“Saya berharap semoga majelis Talim ini kedepanya lebih eksis,lebih maju dan lebih kompak dalam melaksanakan segala bentuk kegiatan keagamaan dan kepada Bapak Ustad kiranya bisa membimbing,mengarahkan kami semua dalam memahami dan melaksanakan Agama Islam secara benar,” katanya.

Setelah mengakhiri sambutanya Kapolres memberikan tali asih kepada Majelis Talim Kuliyatul Muhtadin yang diterima oleh Hj Aisah Mayangkori yang merupakan Majelis Talim para Mualaf.(*)

Anggota Polsek Waris mengajar di sekolah

Program Polisi Pi Ajar di sekolah merupakan salah satu wujud pengabdian polisi di perbatasan RI-PNG. Jadi, guru untuk mencerdaskan anak-anak pedalaman Papua merupakan kebanggaan tersendiri bagi saya.

Kanit Binmas Polsek Waris Bripka Achmad (kiri) berpose disela-sela mengajar di SD YPPK Epinosa Kampung Kali Mao, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua.

FojaOnline – Kanit Binmas Polsek Waris Bripka Achmad melaksanakan kegiatan rutin ‘Polisi Pi Ajar’ di SD YPPK Epinosa Kampung Kali Mao, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua.

Program ‘Polisi Pi Ajar’ disekolah merupakan kegiatan rutin dari Binmas Polri sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan, dimana anggota Polri terjun langsung menjadi guru dan membantu mengajar di sekolah-sekolah.

Bripka Achmad merupakan salah satu polisi di Papua yang juga aktif memberikan bimbingan di sekolah yang ada di Distrik Waris.

Dalam aksi ‘Polisi Pi Ajar’ di sekolah pada Jumat (23/11), Bripka Achmad memberikan pelajaran Matematika kepada para Murid kelas 1 dan kelas 2.

Tidak hanya mengajar, Bripka Achmad juga menjemput dan mengantar pulang anak-anak sekolah dikarenakan tempat tinggal mereka jauh dari sekolah.

Diakhir kegiatan belajar mengajar, Bripka Achmad memberikan bantuan berupa alat tulis berupa buku kepada murid-murid Kelas 1 dan Kelas 2.

“Program Polisi Pi Ajar di sekolah merupakan salah satu wujud pengabdian polisi di perbatasan RI-PNG. Jadi, guru untuk mencerdaskan anak-anak pedalaman Papua merupakan kebanggaan tersendiri bagi saya,” katanya.

“Saya biasanya memberikan motivasi dan himbauan agar mereka tidak terjerumus pada pergaulan bebas, minuma keras dan narkotika,” katanya lagi.(*)

Satgas Binmas Noken mengecek spot kandang babi di Esipding

Mewakili kelompok masyarakat Kampung Esipding, Maikel Uropmabin menyampaikan terima kasih atas kepedulian kepada kelompoknya yang beternak babi

Anggota Satgas Binmas Noken Polres Pegunungan Bintang, Briptu Semuel Habibu mengecek spot kandang ternak babi yang di Kampung Esipding.

FojaOnline – Anggota Satgas Binmas Noken Polres Pegunungan Bintang, Briptu Semuel Habibu mengecek spot kandang ternak babi yang di Kampung Esipding, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Kunjungan itu dilakukan pada Kamis (22/11) sebagaimana rilis yang diterima FojaOnline.

Briptu Semuel Habibu diterima oleh Maikel Uropmabin dan Gutek Alwalmabin selaku kelompok masyarakat yang bertanggung jawab mengurus spot kandang dan ternak babi di Kampung Esipding, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang.

“Ternak babi dalam keadaan baik dan sehat serta kandang terawat dengan baik,” kata Briptu Samuel Habibu.

Mewakili kelompok masyarakat Kampung Esipding, Maikel Uropmabin menyampaikan terima kasih atas kepedulian kepada kelompoknya yang beternak babi.

“Kami selaku kelompok masyarakat yang berada di lokasi spot kandang ternak babi ini merasa terbantu dengan adanya pengecekan agar keluhan serta masukan bisa kami sampaikan langsung,” ungkap Maikel Uropmabin.(*)