Bintara Polri angkatan ZLS/STS anjangsana ke panti asuhan


Pada momentum itu, Bintara Polri angkatan 26 atau ZLS/STS Polres Jayapura memberikan bantuan berupa bahan makanan pokok dan amplop kasih

FojaOnline – Bintara Polri angkatan 26 atau ZLS/STS Polres Jayapura anjangsana ke Panti Asuhan Viladelfia di Dosay, Kabupaten Jayapura, Papua.

Koordinator silahturami dan anjangsana sekaligus ketua leting 26 ZLS/STS Polres Jayapura Brigpol Jamaludin mengatakan tujuan dari kegiatan itu adalah ingin mempererat tali silahturahmi antara sesama umat manusia dan berbagi kasih pada saat Natal 2018.

“Dengan adanya bantuan ini semoga dapat berguna bagi anak-anak Panti Asuhan Viladelfia Dosay, dan juga kepada semua rekan-rekan leting 26 ZLS/STS Polres Jayapura yang hadir dan tidak sempat hadir, kami mengucapkan terima kasih atas dukungannya sehingga kegiatan ini berjalan dengan baik,” kata Brigpol Jamaludin.

Sementara itu, aksi tersebut mendapat apresiasi dari pengurus panti asuhan. Bintara Polri leting 26 ZLS/STS Polres Jayapura dinilai sangat peduli kepada anak-anak panti asuhan.

“Kami Bersyukur kepada Kepolisian dalam hal ini leting 26 ZLS/STS Polres Jayapura yang mana dalam kesibukanya namun masih mampu berpikir keberadaan kami dan anak-anak asuh kami di pantai asuhan ini,” kata salah satu pengurus panti asuhan.

Pada momentum itu, Bintara Polri angkatan 26 atau ZLS/STS Polres Jayapura memberikan bantuan berupa bahan makanan pokok dan amplop kasih.(*)

Anggota DPRD kunker ke Polres Jayapura Kota

Rombongan anggota dewan itu diterima langsung oleh Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas saat menunjukkan sejumlah ruang pelayanan kepada rombongan DPRD Kota Jayapura

FojaOnline – Sebanyak 21 anggota DPRD Kota Jayapura melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) di Polres Jayapura Kota yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Kota Jayapura, Papua.

Puluhan wakil rakyat itu dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Jayapura Matelda Yakadewa guna rapat konsultasi dan kordinasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat di Ibu Kota Provinsi Papua itu.

Rombongan anggota dewan itu diterima langsung oleh Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas yang didampingi Para Kabag dan Kasat serta Perwira Polres Jayapura Kota.

Mengawali rapat, Kapolres menyampaikan terima kasih kepada DPRD Kota Jayapura yang telah mengagendakan pertemuan dengan pihaknya, dimana ini kali kedua di tahun 2018.

“Kami melaporkan bahwa Polres Jayapura Kota beberapa hari ini telah mengamankan Kalender Kamtibmas dan penanganan Kasus kriminal lainnya, disamping itu telah dilaksanakan juga pengamanan kegiatan tahapan pemilu yakni kampanye dan untuk hal-hal yang menonjol bulan ini terkait pengamanan rencana aksi tanggal 1 Desember oleh kelompok-kelompok yang bertentangan dengan NKRI yang telah dilalui dalam keadaan aman dan kondusif,” ungkap Kapolres.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua I DPRD Kota Jayapura, Matelda Yakadewa mengapresiasi langkah dan tindakan yang dilakukan oleh Kapolres Jayapura Kota dan jajarannya dalam menciptakan rasa aman setiap harinya, dengan harapan semoga situasi Kota Jayapura selalu aman dan nyaman.
.

“Apa yang telah Kapolres Jayapura Kota lakukan dengan jajaran dalam membina masyarakat untuk lebih baik, kita sangat mengaspresiasinya dan jangan berhenti melakukan kebaikan sehingga Kota Jayapura dapat berkembang dengan terciptanya rasa aman ditengah-tengah Masyarakat,” katanya.

Setelah melakukan Rapat Konsultasi dan Kordinasi bersama, Kapolres mendampingi rombongan DPRD Kota Jayapura untuk meninjau Ruang Pelayanan SIM, SKCK dan ruangan monitoring atau Call Center yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (5/12) di Aula Mapolres Jayapura Kota.(*)

Polres Pegubin bagi kado Natal

Pada momentum ini, AKP Freky menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga di Pasar Oksibil

FojaOnline – Polres Pegunungan Bintang (Pegubin) bersama pemerintah daerah setempat dan Gereja Bethel Oksibil membagikan kado Natal untuk mama-mama penjual di Pasar Oksbil, Kabupaten Pegubin, Papua.

Kabag Sumda Polres Pegubin AKP Freky mewakili Kapolres AKBP Michael Mumbunan memimpin langsung kegiatan pembagian kado Natal tersebut.

Pada momentum ini, AKP Freky menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga di Pasar Oksibil.

“Harapannya kita semua bisa merayakan Natal dengan aman dan damai, tanpa ada masalah apapun. Dan tahun depan kita sudah masuk pada masa Pilpres dan Pileg, mari kita sukseskan,” kata AKP Freky.

Pembagian kado Natal itu hadiri oleh Wakil Bupati Pegubin Decky Deal dan menyampaikan bahwa kegiatan kali ini untuk bersilaturahmi kepada para penjual di Pasar Oksibil khususnya Mama-mama Papua.

“Tak lama lagi kita akan merayakan, kegiatan ini sangat positif dan saya sampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama jajaran Polres Pegubin yang sudah mengamankan jalannya kegiatan ini,” katanya.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (3/12) di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. (*)

Binmas Noken Polri kunjung SD Massi Yahukimo

Yansen mengakui bahwa Program Binmas Noken Polri sangat bagus sehingga diharapkan bisa terus dikembangkan dan harus terus berlanjut

Personil Binmas Noken Polri sedang mempraktekkan cara sikat gigi yang baik dan benar kepada murid-murid SD Massi, Kabupaten Yahukimo, Papua

FojaOnline – Satgas Binmas Noken Polri mengunjungi dan memberikan pembelajaran dasar dan wawasan kebangsaan kepada para murid-murid SD Massi, Kabupaten Yahukimo, Papua.

Dalam kegiatan tersebut Tim Satgas Binmas Noken Polri melalui Aiptu Ahmad memberikan pelajaran dasar meliputi menghitung dan membaca dengan maksud untuk menanamkan rasa nasionalisme para murid serta dihibur dengan menyanyikan lagu-lagu nasional.

Selain itu, Tim Binmas Noken Polri juga mengajarkan anak-anak tentang cara menyikat gigi dan mencuci tangan yang benar.

Kepala Sekolah SD Massi Kabupaten Yahukimo, Yansen Miokbun Spd menyampaikan rasa syukur dengan adanya program Binmas Noken Polri yang mana telah melakukan program Polisi Pi Ajar di sekolah tersebut sebanyak dua kali dan hasilnya sangat menyentuh anak-anak.

“Anka-anak banyak diperkenalkan dengan hal baru dan ini membuat motivasi belajar mereka lebih baik lagi dari sebelumnya,” kata Yansen.

Yansen mengakui bahwa Program Binmas Noken Polri sangat bagus sehingga diharapkan bisa terus dikembangkan dan harus terus berlanjut. “Karena kami melihat, bapak-bapak polisi ini melayani masyarakat dengan hati, itu terwujud dengan Program Binmas Noken Polri yang kami rasakan manfaatnya sekarang ini,” katanya.

Sementara Aiptu Ahmad mengatakan program Binmas Noken Polri ini merupakan Program Berkarakter Movitor, dimana memberikan sebuah gambaran bahwasanya sebagai abdi negara, polisi harus selalu melayani masyarakat tanpa mengenal lelah sehingga dapat terwujud masyarakat yang mandiri sejahtera dan beriman apalagi diwilayah Papua ini.

“Program ini untuk membantu warga Papua dengan harapan bisa menjadi mandiri kelaknya nanti,” katanya.

Kegiatan ini digelar pada Rabu pekan lalu.(*)

Tokoh : Otsus lebih penting dari perayaan 1 Desember

Lebih baik kita gunakan waktu untuk mengevaluasi Otsus daripada kita menyibukkan diri dengan hal yang tidak bermanfaat untuk rakyat

Tokoh adat Sentani Yanto Khomlay Eluay

FojaOnline – Tokoh adat Sentani Yanto Khomlay Eluay menyebutkan bahwa evaluasi implementasi Otonomi Khusus (Otsus) dari pada habis energi sibuk dengan isu 1 Desember yang kerap diperingati tiap tahun oleh sekelompok orang sebagai HUT Organisasi Papua Merdeka.

“Kenapa kita tidak berfikir Otsus harus diaudit. Ini Otsus adalah hasil perjuangan tokoh Papua termasuk almarhum orang tua kami, yang tujuannya untuk kesejahteraan rakyat Papua, utamanya pendidikan, namun sampai hari ini, saudara kita dipedalaman masih jauh Kesejahteraannya. Lalu dana yang besar Pemerintah pusat kucurkan dipakai apa saja, ini yang harus kita evakuasi,” katanya di Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis pekan lalu.

Sebagai anak dari almarhum pejuang Papua merdeka, Theys Hiyo Eluay, Yanto menyebut perayaan 1 Desember sebagai hari Papua Merdeka tidak perlu dilakukan.

Yanto yang merupakan ondofolo Igwa-igwa Sentani, sekaligus pewaris Keondofoloan dari almarhum sang ayah, menehaskan bahwa saat ini lebih penting mengevaluasi Otonomi Khusus (Otsus) Papua yang sudah 17 tahun berjalan namun masih jauh dari keberhasilan.

Dia tidak sepakat dengan kelompok-kelompok yang terus memanfaatkan isu Papua Merdeka. Semisal Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan ULMWP (United Liberal Movement for West Papua). “Saya tidak sepakat dengan kelompok -kelompok ini. “Lebih baik kita gunakan waktu untuk mengevaluasi Otsus daripada kita menyibukkan diri dengan hal yang tidak bermanfaat untuk rakyat,”tegasnya.

Ia meminta untuk seluruh masyarakat Papua tidak termakan provokasi yang menyesatkan. Baiknya, fokus dengan capaian Otsus yang dinilai tidak menyentuh akar rumput. Ditegaskan, Keluarga besar Almarhum Ondofolo Theys Hiyo Eluay pada 10 November lalu telah berikrar mendukung NKRI. Dan dengan segala daya akan berupaya mensejahterakan rakyat Papua selalu pimpinan adat tertinggi.

Yanto menjelaskan bahwa Papua sudah resmi dan diakui PBB telah terintegrasi kedalam NKRI, melalui Pepera (Penentuan Pendapat Rakyat,red) 1969. Sehingga hasil perjuangan pendahulu itu, Papua terlambat menikmati pembangunan dalam segala hal dibanding wilayah Indonesia yang lain. Oleh karena itu Otsus diberikan oleh pemerintah pusat kepada Papua 25 tahun.

“Tujuan Otsus itu untuk mengejar ketertinggalan Papua. Rentang antara 1945 Indonesia merdeka dan Pepera 1969 sebagai awal bergabungnya Indonesia. Dan atas itu Papua diberikanlah keistimewaan melalui Otsus itu selama 25 tahun. Dan ini menyisakan 4 tahun lagi,”ungkapnya.

Andofolo Yanto mengingatkan kepada semua pihak untuk tidak berkoar kegagalan Otsus. Otsus gagal bukan karena Pusat atau pihak lain. Namun karena orang Papua sendiri yang tidak mampu mempergunakan dana itu dengan baik. Sehingga tujuan awal yang sangat positif tersebut menjadi tidak berdampak yang lebih bagi kesejahteraan rakyat. Utamanya seperti yang dirumuskan sejak awal adalah perbaikan pendidikan.

“Makanya coba tanya ke DPR Papua, dan dinas Pendidikan, dengan dana Otsus itu lantas apa yang telah dilakukan di daerah. Apakah sudah terbangun sekolah yang memadai, atau universitas malah, atau saran pendidikan lain. Ini yang harus dijawab. Sama halnya juga dengan kesehatan, apakah dengan dana itu sudah bisa meningkatkan angka kesehatan rakyat Papua,”katanya.

Oleh karena itu, dirinya sebagai Tokoh Adat tertinggj di wilayah Kabupaten Jayapura dan selalu pewaris Keondofoloan Sentani, meminta masyarakat tidak turut dalam aksi 1 Desember.(*)

Binmas Noken Polri berikan bantuan pembangunan gereja di Yahukimo

Kami semua umat Tuhan disini tidak menyangka jika hal ini terjadi kepada kami, ternyata Tuhan telah mengutus para hambanya yakni bapa-bapak polisi yang datang dengan hati membantu kami dalam pembangunan rumah ibadah ini

Satgas Binmas NokenPolri berpose bersama warga jemaar GIDI Eklesia Kampung Bonto Baru, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua

FojaOnline – Satgas Binmas Noken Polri mengunjungi dan memberikan bantuan material untuk pembangunan gedung gereja jemaat GIDI Eklesia,  Kampung Bonto Baru, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasatgas Binmas Noken Polri Kombes Pol Dr Eko Rudi Sudarto, Kapolres Yahukimo AKBP Angling Guntoro, Kanit Peternakan Binmas Noken Polri Kompol Yosep Goran dan Kasat Binmas Polres Yahukimo, Iptu M Kari beserta anggota.

Pendeta Bernat Sala, selaku tokoh agama dan juga pimpinan Gereja GIDI Eklesia Bonto Baru menyampaikan bahwa bantuan material berupa semen, pasir dan batu bata yang diberikan oleh Binmas Noken Polri itu merupakan berkat yang diberikan oleh Tuhan melalui Polri.

“Kami semua umat Tuhan disini tidak menyangka jika hal ini terjadi kepada kami, ternyata Tuhan telah mengutus para hambanya yakni bapa-bapak polisi yang datang dengan hati membantu kami dalam pembangunan rumah ibadah ini,” kata Pendeta Bernat.

Sementara itu, sekretaris Pembangunan Gedung Gereja GIDI Eklesia Bonto Baru, Yotam Musabla menyampaikan selaku panitia pembangunan gedung gereja, sangat berterima kasih atas berkat berupa bantuan yang diberikan oleh Binmas Noken Polri.

“Kami harapkan program terbaik Polri ini jangan sampai disini saja, melainkan harus berlanjut karena selain di Kabupaten Yahukimo, masih ada tempat lain di Papua yang masih membutuhkan uluran tangan kasih dari Polri melalui Binmas Noken Polri.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu pekan lalu. (*)

Binmas Noken Polri meninjau spot pertenakan babi di Yahukimo

Program Binmas Noken Polri dinilai sangat bermanfaat dalam memberdayakan Orang Asli Papua melalui Peningkatan pemberdayaan Ekonomi dalam bidang peternakan, pertanian, perkebunan, pendidikan dan kesehatan

Personil Binmas Noken Polri dan Binmas Polres Yahukimo didampingi dari staf dari Dinas Pertanian setempat ketika meninjau spot ternak babi di Kabupaten Yahukimo, Papua

FojaOnline – Tim Binmas Noken Polri bersama Dinas Peternakan Yahukimo meninjau spot peternakan babi dan memberikan vaksin terhadap ternak tersebut di Kabupaten Yahukimo, Papua.

Turut hadir dalam kegiatan yakni Kasatgas Binmas Noken Polri Kombespol Dr Eko Rudi Sudarto didampingi Kapolres Yahukimo AKBP Angling Guntoro, Kanit Peternakan Binmas Noken Polri Kompol Yosep Goran dan Kasat Binmas Polres Yahukimo Iptu M Kari beserta anggota.

Noni Omu, salah satu tokoh masyarakat Kabupaten Yahukimo menyampaikan bahwa masyarakat sangat mendukung program Binmas Noken Polri karena sangat bermanfaat bagi orang Asli Papua.

“Dengan adanya Program Binmas Noken Polri ini, masyarakat Kabupaten Yahukimo sangat bangga karena tidak hanya menjadi penonton melainkan juga bisa menjadi pemain dalam berwirausaha,” kata Noni.

Sementara itu, Yohanes Salawala selaku tokoh adat menyampaikan bahwa pada tahap pertama, Tim Binmas Noken Polri telah memberikan pelatihan tentang bagaimana cara bertenak babi yang baik.

“Sehingga dengan pelatihan tersebut kami, dan masyarakat telah mengimplementasikannya dengan baik dan hasilnya, semua ternak babi dalam kondisi sehat,” kata Yohanes.

Kepala Bidang Peternakan Kabupaten Yahukimo Joni Toding berserta timnya yang didampingi Tim Binmas Noken Polri pada kesempatan tersebut juga melakukan pengobatan dengan memberikan vaksin terhadap ternak babi yang berada di tiga spot Peternakan Kabupaten Yahukimo.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan bahwa Program Binmas Noken Polri dinilai sangat bermanfaat dalam memberdayakan Orang Asli Papua melalui Peningkatan pemberdayaan Ekonomi dalam bidang peternakan, pertanian, perkebunan, pendidikan dan kesehatan.(*)

Mantan pejuang sebut pembangunan di Papua sangat maju

Berkaitan dengan 1 Desember yang biasa disebut sebagai HUT Organisasi Papua Merdeka, Jhon berpendapat bahwa hal itu adalah sebuah opini untuk membuat suatu perubahan akibat situasi politik saat itu

Jhon Alberth Norotouw

FojaOnline – Mantan pejuang Papua merdeka, Jhon Alberth Norotouw menyebut pembangunan di provinsi paling timur Indonesia itu sudah sangat maju dan lebih baik dari pada sebelumnya.

“Perubahan yang terjadi di Papua sudah sangat cepat dan bagus, serta lebih baik dari sebelumnya,” katanya pada Kamis pekan lalu di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Berkaitan dengan 1 Desember yang biasa disebut sebagai HUT Organisasi Papua Merdeka, Jhon berpendapat bahwa hal itu adalah sebuah opini untuk membuat suatu perubahan akibat situasi politik saat itu. “Kami ciptakan opini, kerena kepentingan politik saat itu,” katanya.

Ia mengaku telah pada tingkat yang cukup karena selama 28 tahun hidup di negara pasifik dan memilih kembali ke Indonesia setelah melihat perubahan yang terjadi di Papua dan hal itu melalui perjuangan dan lobi-lobi politik di luar negeri.

“Esensi dari sebuah dari perjuangan adalah perubahan dan perubahan sudah dirakasakan oleh orang Papua. Jadi saya kembali dari PNG. Kenapa saya harus tinggal di sebuah Negara kemudian menahan hati,” Ucapnya sambil tertawa.

Jhon mengaku tengah menjalani hidup tenang dan berbaur dengan masyarakat. Menikmati hasil perjuangan yang pernah ia lakukan.


“Hidup dengan damai di Indonesia, berbaur dengan masyarat. Orang saling menyapa dengan baik. Saya hidup di sekitar ini (Kemiri,red), ada lewat menyapa ‘tete’ kan tenang to…!.” Ujar Jhon.

Ia menjelaskan pihaknya bersama panel Pasifik capter perjuangan Papua, beberapa waktu keadaan membangun hubungan dengan Vanuatu, PNG, Solomon dan Negara pasifik lainnya dengan membentuk opini tentang satu Desember. Dan banyak orang termakan opini masalah merdeka ini.

“Jadi kami juga yang harus pergi ke sana untuk menyelesaikan ini, kami sudah membangun hubungan dengan Vanuatu, Solomon dan PNG.” Ujar Jhon Norotouw.

Ia mengakui bahwa bulan Desember 1961 masa itu telah lahirnya sebuah bendera, lambang dan lagu. Namun itu merupakan nilai-nilai esensi sebuah perjuangan.

“Itu merupakan nilai-nilai. itu sudah tidak bisa dipertahankan lagi. Karena Pepera sudah disahkan oleh PBB dan inilah pedoman orang Papua, sebagai bangsa Indonesia.” Ucapnya.

“Jadi siapapun yang menentang termasuk saya, oleh karena kekerasan orde baru, setelah melihat adanya perubahan. Kita harusnya menerima Pepera itu. Tapi kalau dilihat dari sisi iman, maka ini sudah menjadi kehendak Tuhan. Untuk kami bersama Indonesia.” Tegas Jhon Norotouw.

Pihaknya juga menyesalakan adanya seorang oknum mengaku sebagai pendeta. Namun, sering mengajak melakukan perlawanan kepada pemerintah atau menyatakan sikap merdeka.

“Dia bukan seorang pendeta. Pendeta itu kan umatnya semua golongan bukan satu suku,”tegas Jhon Norotouw.(*)

Kapolda Papua hadiri peringatan Maulid Nabi di Masjdi Al Mukminun

Nabi Muhammad SAW adalah seorang Nabi yang luar biasa dan wajib bagi saudara-saudara umat muslim untuk mengikuti jejak beliau dalam hal apa saja

Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin

FojaOnline – Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H di Masjid Al Mukminun Mapolda Papua, Kota Jayapura.

Turut hadir dalam kegiatan itu Wakapolda Papua Brigjen Pol Yakobus Marjuki, pengurus Bhayangkari Daerah Papua, para pejabat utama yang beragam muslim, Ust DR Khusnul Yakin, para pamen, pama, brigadir dan ASN Polda Papua.

Kegiatan diawali dengan pembukaan yakni membaca doa, pembacaan Qalam ilmu oleh Ust Makmur Nur S.Ag.

Kapolda Papua dalam sambutannya menyampaikan sejumlah pesan dan ajakan untuk taat beribadah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Kita sebagai manusia yang beragama, maka kita harus dan wajib mengabdikan diri kita kepada Gusti Allah SWT. Saudara-saudara harus ingat bahwa dari anda mendaftar menjadi anggota Polri maka anda wajib untuk mempertahankan negara ini, karena anda telah di sumpah dan wajib untk mempertahankan negara ini,” katanya.

Nabi Muhammad SAW adalah seorang Nabi yang luar biasa dan wajib bagi saudara-saudara umat muslim untuk mengikuti jejak beliau dalam hal apa saja.

“Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini saya menginginkan agar saudara-saudara berlaku baik kepada siapa saja. Ingat saudara-saudara, bahwa kita tidak selamanya hidup di dunia ini, suatu saat kita pasti akan di panggil oleh Allah SWT dan akan dimintai pertanggungjawaban terhadap apa yang kita kerjakan,” katanya.

“Saya pastikan dalam kepemimpinan saya kurang lebih selama tiga bulan ini, saya datang ke Papua untuk memberikan semangat kepada rekan-rekan semuanya. Harapan pimpinan dan masyarakat khususnya sesuai dengan visi dan misi bapak Kapolri pada Promoter yaitu terwujudnya polisi yang profesional, modern dan terpercaya,” lanjutnya.

Untuk itu, kata dia, bila ada masyarakat yang datang ke kantor polisi harap dilayani dengan baik. “Kalau kita bekerja dengan baik, melayani masyarakat dengan baik, itu juga salah satu bagian dari ibadah. Mudah mudahan apa yang diharapkan pimpinan dan masyarakat dapat kita wujudkan demi meraih kepercayaan publik,” katanya.

Sementara itu, Ust H DR Khusnul Yakin dalam kesempatnnya menyampaikan bahwa Rasulallah SAW tidak akan memberikan syafaat kepada tiga golongan manusia, diantaranya orang yang tidak menjalankan Sunnah Nabi Muhammad SAW, orang yang tidak berbakti kepada kedua orang tuanya dan orang yang tidak mengirimkan sholawat kepada Rasulullah SAW.

“Kegiatan kita ini merupakan salah satu bukti kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW, sebelum Allah SWT menciptakan Nabi Adam AS, maka Allah SWT terlebih dahulu menciptakan Nur atau cahaya Nabi Muhammad SAW,” katanya.

“Kegiatan yang kita lakukan ini adalah untuk mengenang akhlak Nabi Muhammad SAW, dan bagaimana kita meneladani akhlak yang Rasulullah Saw. Ada 4 sifat Rasulullah Saw yang wajib kita ikuti diantaranya bersikap jujur, bersikap amanah, bersikap cerdas,” tutupnya.

Kegiatan ini digelar pada Kamis pekan lalu(*)

Polres Pegubin gelar operasi pasar menjelang perayaan natal

Harga kebutuhan pokok rata-rata masih dalam taraf yang wajar dan belum terjadi kenaikkan harga pada akhir November

Sejumlah personil Reskrim Polres Pegubinn sedang mendata harga kebutuhan pokok

FojaOnline – Satuan Reskrim Polres Pegunungan Bintang (Pegubin) menggelar operasi pasar guna menyambut perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Kapolres Pegubin AKBP Michael Mumbunan melalui Kasat Reskrim Iptu Gondam P mempimpin operasi tersebut yang dilaksanakan di sekitaran pasar masyarakat Oksibil serta kios-kios di daerah itu.

“Kegiatan operasi pasar yang di lakukan adalah untuk melakukan pengecekan dan masa berlaku terhadap harga bahan kebutuhan pokok yang berlaku di pasar serta kios-kios di Pegubin,” katanya.

Kesimpulan dari hasil operasi pasar itu, kata Kasat Reskrim, rata-rata masih dalam taraf yang wajar dan belum terjadi kenaikkan harga pada akhir November.

“Untuk kebutuhan pokok masih tersedia dan harganya rata-rata masih stabil,” katanya.

Operasi pasar tersebut digelar pada Rabu pekan lalu.(*)